Anggaran Kesehatan Baru Cair 4,68 Persen, Menkeu: Niatnya Hati-hati

VoxPop – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan faktor utama yang menyebabkan lambatnya realisasi penggunaan anggaran kesehatan untuk penanganan wabah covid-19.

img_title Godok Sistem Baru Pencairan TKD, Purbaya: Bisa Cair di Pekan Pertama Tiap Bulan

Menurut dia, itu disebabkan sistem birokrasi di Indonesia yang menuntut para birokrat, khususnya para pejabat di lingkungan Kementerian atau Lembaga (K/L) untuk tidak sembarangan dalam mengeksekusi anggaran. 

"Biasanya yang berniat baik paling khawatir, kalau memang niat maling tetap aja kerja keras, kalau baik sangat hati-hati dan menjadi dilema kita," kata Sri di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.

img_title Purbaya Siap Tambah Anggaran MBG Usai Evaluasi Penyerapannya di Oktober 2025

Karena itu, dia menganggap, alasan utama Presiden Joko Widodo yang terbilang geram dengan lambatnya proses belanja K/L untuk penanganan covid-19 adalah meyakinkan jajarannnya berani mengambil sikap tegas dan cepat di tengah masa krisis saat ini.

Oleh sebab itu, Sri melanjutkan, presiden banyak menerbitkan aturan guna mendukung K/L merasa yakin untuk bertindak tegas dan cepat, misalnya melalui Undang-undang Nomor 2 Tahun 2020 dan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020.

img_title Ijazah Palsu Jokowi Dibawa ke Ranah Hukum, Boni: Itu Terobosan yang Bagus

"Semakin ke bawah semakin khawatir maka tidak buat terobosan-terobosan. Presiden ingin saat krisis lakukan langkah-langkah beyond, agar tidak jadi masalah akuntabilitas itu trade off-nya, maka apa aturan apa yang bisa distrech pokoknya kita tidak ada dana kepending," tegas dia.

Di sisi lain, dia melanjutkan, setiap ingin menelurkan kebijakan, terutama saat rapat terbatas, presiden selalu melibatkan lembaga seperti BPKP, BPK, KPK, hingga Kejaksaan Agung untuk meyakinkan jajarannya dalam proses penganggaran betul-betul sesuai kaidah hukum.

"Mereka sudah kawal dari awal. Bareskrim ikut turun, Jampidsus turun sekarang ada setiap keputusan ada empat sampai lima institusi melototin kita, dari kepolisian, kejaksaan, BPKP, LKPP, KPP diaudit BPK, ditanya DPR, menurut saya bagus aja, cara kita bekerja diawasi saja namun menimbulkan persoalan kehati-hatian yang selalu jadi trade off," tutur dia. 

Hingga saat ini, Sri menyatakan, anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19 baru dicairkan 4,68 persen dari alokasi anggaran yang mencapai Rp85,77 triliun. Kondisi ini yang juga membuat Presiden Jokowi jengkel karena mengetahui lambatnya belanja anggaran K/L untuk tangani krisis covid-19.

Presiden Prabowo Subianto Bertemu Jokowi di Kertanegara

Prabowo Sampaikan Ucapan Spesial untuk Ulang Tahun ke-65 Jokowi, Diunggah Langsung Lewat Instagram

Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat ulang tahun ke-65 kepada Jokowi lewat Instagram Story pada akun pribadinya pada hari Minggu, 21 Juni 2026.

img_title
VoxPop.co.id
21 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut