Dubes Malaysia Datuk Seri Zahrain Mohamed Hashim
'Hubungan Indonesia-Malaysia Sangat Spesial'
Senin, 29 Februari 2016 - 07:42 WIB
Sumber :
- VoxPop.co.id/Purna Karyanto Musafirian
Mengenai pengamanan kedatangan TKI?
Kami sudah melakukan beberapa program untuk mendidik masyarakat mengenai apa yang harus dilakukan untuk bisa pergi ke Malaysia, sehingga mereka pergi tidak secara ilegal. Kami juga sedang melakukan proses pemeriksaan atau pemutihan, sehingga orang yang ketahuan ilegal maka akan dikembalikan keesokan harinya. Namun, jika mereka memang datang dengan tujuan baik, seperti ingin kerja, maka akan kami kembalikan ke Indonesia dan kami bantu proses agar bisa bekerja di Malaysia nantinya. Sekali lagi, Malaysia membutuhkan TKI karena kami kekurangan sumber daya.
Bagaimana dengan isu perbatasan?
Perwakilan khusus dua negara sudah bertemu dua kali dan masih dalam perbincangan. Bulan Februari ada satu lagi pertemuan, karena sudah banyak pertemuan negara yang dilakukan. Namun, belum bisa menyelesaikan masalah perbatasan.
Dengan adanya perwakilan khusus ini akan mengurusi permasalahan yang rumit karena banyak wilayah yang dipermasalahkan, khususnya di laut dan darat. Masalah ini ada karena bermula dari zaman penjajahan dahulu antara Inggris di Malaysia dan Belanda di Indonesia, dalam memetakan batas wilayah jajahannya.
Tentu kami sadar hal ini harus diselesaikan, sebab kedua negara sama-sama berdaulat sehingga harus jelas batas wilayahnya. Jika tidak diselesaikan secepatnya akan tetap menjadi masalah, karena tidak ada pihak yang akan dengan mudah mau menyerahkan kedaulatannya.
Kami mau selesaikan dengan diskusi bersama. Dalam situasi seperti ini, harus ada “take and give.” Jika tidak, tidak akan ada solusi. Dengan cara begitu, maka bisa dicapai solusi. Jadi, tidak perlu dibawa ke pengadilan internasional.
Beberapa waktu lalu, timbul dua isu ke permukaan dan menjadi perbincangan menarik di kalangan masyarakat di Indonesia. Sertifikat halal jilbab dan pemberlakuan KTP Anak. Apa tanggapan Anda?
Di Malaysia, keduanya sudah diatur negara sejak lama. Memang, terkadang pemahaman halal menimbulkan perdebatan, sehingga membutuhkan diskusi lagi untuk menyatukan pemahaman. Selain makanan, produk lain yang harus mendapatkan cap halal, selain makanan dan minuman misalnya, obat-obatan, pasta gigi, sabun, sampo. Pokoknya, semua yang bersentuhan tubuh manusia.
Halaman Selanjutnya
