Misteri Segitiga Bermuda Akhirnya Terkuak
- Google Maps
Sebelumnya, banyak dugaan kondisi dalam lautan di area Segitiga Bermuda menjadi penyebab beberapa insden raibnya kapal atau pesawat. Batuan di dasar laut area itu diyakini punya anomali magnetik yang bisa menyesatkan pembacaan kompas.
Endapan dari gas metana yang membeku dapat meledak keras, dalam bentuk semburan gas dan mampu menelenggelamkan kapal besar.
Sementara itu, perairan di ‘Segitiga Setan’ itu telah banyak diketahui rentan dengan puting beliung, yang akhirnya bisa menyedot air dari laut sampai ke awan. Kekuatan angin beliung itu bisa mencapai 190 kilometer per jam.
Fenomena itu dikatakan umum terjadi selam musim panas dalam keadaan udara lembab dan air hangat laut Florida. Di wilayah ini disebutkan mungkin terjadi 400-500 puting beliung setiap tahunnya.
Namun demikian, topik apakah metana akan mengancam keselamatan kapal masih menjadi perdebatan. Ada teori yang menyebutkan temuan itu bisa membantu menjelaskan raibnya kapal di Segitiga Bermuda.
Untuk itu nantinya, temuan ini akan dibahas secara mendalam pada April nanti dalam pertemuan tahunan European Geosciences Union. (asp)
