Pemerintah Harus Hadir Atasi Masalah Pergulaan Nasional
Dirut PTPN XI, Dolly P Pulunga membenarkan masalah anomali cuaca, jumlah tebu yang akan dikeloka kemungkinan akan turun sekitar 20-25 persen. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya akan menggunakan teknologi mekanisasi speeding up kualitas, diharapakan off farm meningkat dengan target 1,5 jt ton.
Dirut PTPN III, Bagas Angkasa menjelaskan solusi permasalahan pergulaan nasional, menurutnya, perlu adanya perhitungan proyeksi kebutuhan gula nasional secara tepat (konsumsi langsung dan industri) bersama-sama antara Kementerian terkait (Perdagangan, Pertanian, dan BUMN).
Selain itu, perlu dibuat kartu petani tebu rakyat untuk memudahkan pengawasan dan peningkatan pelayanan terhadap petani tebu rakyat di wilayah kerja pablik gula.
"Kami juga mengharapkan pengawasan dan sanksi tegas terhadap produsen gula rafinasi, agar gula rafinasi tidak merembes langsung ke pasar, sehingga tidak menjatuhkan harga GKP," katanya.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Direksi PTPN II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XII, PTPN XIV, dan PT RNI. (www.dpr.go.id)
