Hawking dan Bos Facebook Siap Ungkap Rahasia Alam Semesta

Ilustrasi misi Breakthrough Starshot Nanocraft
Sumber :
  • www.space.com

VoxPop.co.id – Fisikawan terkenal, Stephen Hawking akhirnya mengungkapkan antariksa, Breakthrough Starshot. Misi itu menginginkan agar manusia bisa mengeksplorasi bintang dekat Alpha Centauri, sistem bintang terdekat Tata Surya yang jaraknya 4,37 tahun cahaya.

img_title Hawking: Lubang Hitam, Pintu Menuju Alam Semesta Lain

Untuk mencapai misi tersebut, program tersebut akan membangun purwarupa pesawat antariksa robotik yang didorong dengan kecepatan cahaya agar bisa mencapai area Alpha Centauri.

Dikutip dari Space, Rabu 13 April 2016, Hawking menjelaskan dengan perkembangan teknologi saat ini dan ke depan, perjalanan menuju Alpha Centauri itu akan bisa ditempuh dalam waktu dua dekade saja.

img_title Stephen Hawking: Inggris akan Jadi Negara Terisolir

"Dengan sorot cahaya, layar ringan dan pesawat antariksa teringan yang pernah dibuat, kita bisa meluncurkan misi ke Alpha Centauri dalam satu generasi. Hari ini kami komitmen untuk loncatan seterusnya ke alam semesta," ujar Hawking dalam pengumuman misi eksplorasi tersebut.

Disebutkan, pesawat misi ini akan terdiri atas chip setipis wafer yang dilampirkan dalam layar super tipis. Disebutkan, produksi chio itu setara seperti pembuatan iPhone. Pesawat ini akan diluncurkan bersama dengan pesawat induk dan didorong ke bintang Alpha Centauri dengan sorot cahaya laser dari ketinggian di Bumi.

img_title 'Taksi Antariksa' Rusia Bikin Misi ke Bulan Cukup 5 Hari

Pesawat misi ini yang disebut dengan Nanocraft itu akan meluncur dengan akselerasi kecepatan cahaya. Sebuah modal yang cukup untuk melesat ke sistem Alpha Centauri dalam dua dekade.
 
Misi tersebut mendapat dukungan dari kelompok ilmuwan dan investor miliuner. Dari pengusaha miliuner kelahiran Moskow, Rusia, Yuri Milner hingga pendiri dan bos Facebook, Mark Zuckerberg.

"Nanocraft akan mengambil gambar kemungkinan planet dan data ilmiah lain serta mengirim kembali ke Bumi dalam sorot cahaya. Jika misi ini berhasil, ini akan mengatakan banyak hal kepada kita sekitar Alpha Centauri," kata Milner.

Diberitakan ABC, sistem bintang Alpha Centauri tersebut diyakini ilmuwan zona layak huni, karena mirip dengan Bumi.

Nanocrafts melesat menggunakan bantuan panel surya, sehingga kecepatannya melebihi pesawat luar angkasa yang paling cepat saat ini. Bila menggunakan teknologi konvensional pesawat luar angkasa, maka untuk mencapai Alpha Centauri butuh waktu 30 ribu tahun.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut