Bulog Akan Rombak Infrastruktur

Dirut Bulog Djarot Kusumayakti
Sumber :
  • bri.co.id

VoxPop.co.id – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) akan merombak seluruh infrastruktur, guna memperbaiki sistem penyimpanan sebagai stabilitas bahan pangan. Rencana revolusioner tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar, yakni sebanyak Rp2,3 triliun.

img_title Amran Pastikan El Nino Tak Goyahkan Ketahanan Pangan RI, Stok Beras Bulog Tembus 5,24 Juta Ton

Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti mengakui, pihaknya sulit menampung pasokan bahan pangan di gudang penyimpanan yang dimiliki saat ini. Maka itu, untuk dapat menyimpan pasokan beras dan bahan pangan lainnya, dibutuhkan perbaikan infrastruktur yang di antaranya harus memiliki pengering dan silo (gudang penyimpanan bahan pangan).

"Kita sudah bicarakan dengan kementerian, kalau kita akan perbaiki infrastruktur. Kita mulai dari pascapanen yang kita harus punya pengering. Setelah pengering, kita harus punya penyimpanan," ujar Djarot, usai Perayaan Hari Ulang Tahun Bulog ke-49 di Gedung Bulog, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 10 Mei 2016

img_title Bappenas Ungkap Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,19 Juta Ton, Lampaui Target Semester I 2026

Sebenarnya, kata Djarot, saat ini Bulog sudah memiliki beberapa gudang penyimpanan bahan pangan di beberapa tempat. Sayangnya, gudang-gudang tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan penyimpanan bahan pangan.

"Gudang kita sudah ada, tetapi kualifikasinya harus sesuai tuntutan. Gudang jagung, gabah kering giling lebih efisien kalau disimpan di silo. Kenyataannya, kita butuh silo (yang lebih besar). Kita ada, tapi kecil," tuturnya.

img_title Prabowo: Jalan Daerah Adalah Urat Nadi Perekonomian Rakyat

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Djarot memiliki beberapa solusi atas renovasi infrastruktur besar-besaran di Bulog, ditambah lagi ada dana dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2 triliun.

"Kalau bisa, kita tinggal kasih dana internal Bulog Rp400 miliar - Rp500 miliar. Kalau itu belum bisa, maka saya mohon PMN yang digunakan untuk modal kerja bisa di-switch untuk investasi. Karena lebih mudah cari dana untuk modal kerja daripada investasi," tutur Djarot.

Total biaya yang dibutuhkan untuk merombak infrastruktur Bulog tahap pertama minimal sebanyak Rp2,3 triliun. "Tahun ini dimulai, selesai awal tahun depan," ujarnya. (asp)

Mentan Amran.

Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman 10 Bulan, Optimistis Indonesia Lolos Ancaman El Nino Godzilla

Mentan Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional mencapai 26 juta ton dan cukup untuk kebutuhan 10 bulan ke depan meski ada ancaman El Nino Godzilla.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut