Pemberantasan Korupsi Butuh Kerja Sama Internasional
Secara spesifik, Direktur Eksekutif Not In My Country, Roey B Rosenblith, tertarik berkolaborasi dengan dunia maya dalam mengungkap kasus korupsi dan membangun skema whistleblowing di Indonesia. Indonesia, menurutnya, memiliki pengguna dunia maya yang sangat besar dan bisa menjadi kekuatan untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi. Dan Not In My Country merintis aplikasi crowd source anti-corruption di sejumlah negara.
Fadli menyambut baik ketertarikan Not In My Country untuk berdiskusi lebih jauh mengenai prospek kerja sama yang dapat didorong. “Kami tertarik untuk mengembangkan platform serupa bagi kalangan legislator. GOPAC Indonesia dapat diperkenalkan terlebih dahulu terhadap platform tersebut,” ujar dia.
Ada empat usulan yang berkembang dalam KTT tersebut. Satu diantaranya adalah pembentukan International Anti-Corruption Coordination Center for Law Enforcement (IACCC), sebuah organisasi pusat yang akan memperkuat koordinasi penanganan hukum lintas jurisdiksi. Beragam usulan tersebut menjadi pembahasan lebih lanjut dalam KTT di tengah ramainya isu publik mengenai Panama Papers. (www.dpr.go.id)
