Komisi V DPR Tinjau Pembuatan Kapal Navigasi di Kepri

Komisi V DPR dipimpin Bakri HM. (F-PAN)
Sumber :

Ia berharap, proyek kapal milik pemerintah agar dibuat di galangan kapal di Batam, mengingat SDM dan infrastruktur disini cukup memadai. “Pemesanan kapal masih ada, tapi tidak begitu ramai. Harusnya pemerintah memesan pembuatan kapal di Batam, agar industri galangan kapal disini tetap berjalan dengan baik dan bergairah,” ujarnya.

img_title 267 Musisi Tolak RUU Permusikan, Dianggap Tidak Penting

Sementara itu Anggota Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti menjelaskan, Indonesia secara nasional membutuhkan 125 kapal niaga akan bisa tercapai 5 tahun.

http://media.voxpop.id/thumbs2/2016/06/01/574eb185836a4-anggota-fraksi-partai-gerindra-novita-wijayanti_663_382.jpg

img_title Kubu Jokowi Melawan Usulan Hak Angket Freeport

“Kita sebagai anggota dewan tentu mendukung program transportasi laut itu bisa tercapai secara maksimal dari segala aspek. Namun yang sudah dianggarkan hendaknya bisa terserap  jangan sampai tidak bisa terserap meski ada kendala,” ujarnya.

Yang menarik, lanjut Novita, kapal yang dipesan tidak hanya untuk Indonesia saja, ternyata juga memproduksi untuk Malaysia. "Ini suatu yang membanggakan apalagi kalau karyawannya semua tenaga kerjanya dari Indonesia, sebab akan mengurangi pengangguran," ujarnya. (www.dpr.go.id)

img_title Terungkap, Alasan Anggota DPR Sering Tak Hadir di Paripurna
Presiden Jokowi dan Anies Baswedan

Tak Hadir RDP Banjir, DPR Bandingkan Sikap Anies dan Jokowi

Komisi V merasa kecewa karena Anies Baswedan tak datang.

img_title
VoxPop.co.id
26 Februari 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut