Cara Jitu Investasi Vila
- Eko Suswantoro | Surabaya Post
VoxPop.co.id – Kebutuhan untuk berwisata saat waktu senggang atau waktu liburan banyak dilakukan bagi mereka yang seringkali dipadatkan untuk urusan pekerjaan sehari-hari. Hal ini dilakukan untuk penyegaran atau refresing setelah jenuh dengan rutinitas setiap hari. Banyak diantaranya memanfaatkan liburan untuk berkunjung ke daerah-daerah wisata yang berdekatan dengan vila.
Menginap di vila pribadi mungkin dirasa lebih nyaman bila dibandingkan jika menginap di hotel, cottage atau jenis penginapan lainnya. Privasi dan kenyamanan merupakan hal yang utama bagi sebagian orang, sehingga menjadi alasan mengapa orang cenderung ingin membeli vila agar bisa digunakan oleh keluarga saat berlibur bersama. Selain itu, kepemilikan villa bisa pula dijadikan lahan bisnis jika disewakan kepada orang lain yang membutuhkan penginapan saat berlibur.
Hal inilah yang membuat sebagian orang memilih membeli vila, baik untuk digunakan secara pribadi maupun disewakan untuk mendapatkan pemasukan. Apapun alasan membeli, pastikan Anda mempertimbangkan beberapa hal berikut sebelum membeli vila:
1. Menghitung kemampuan pribadi
Vila yang ingin dibeli tentunya akan menambah jumlah pengeluaran seseorang. Ada baiknya, rencana pembelian dibicarakan dahulu dengan pasangan. Harga vila yang memang tidak murah, dan merupakan salah satu jenis properti yang bisa digunakan sebagai alat investasi, yang juga bisa dijadikan sumber penghasilan.
Namun saat membelinya harus menyesuaikan dengan tingkat kemampuan finansial seseorang. Jika dibeli secara tunai, pastinya menyesuaikan dengan berupa jumlah uang yang dimiliki dalam kas keuangan investasi.
Jangan sampai mengganggu keuangan yang berimbas pada keuangan harian, sehingga kebutuhan utama tidak bisa dipenuhi, karena digunakan untuk menutup semua pembelian vila. Begitu pun saat vila dibeli dengan sistem KPR, maka harus pula memperhatikan kemampuan finansial, dan menyesuaikan kemampuan mencicil bulanannya.
Tidak hanya saat pembelian, vila juga membutuhkan perawatan harian, karena pemiliknya tidak bisa mendiami villa miliknya tiap hari. Saat memiliki vila Anda juga harus memperhitungkan biaya perawatan, biaya listrik, biaya air, biaya sampah, dan biaya untuk ”perawat” vila. Calon pemilik harus memperhitungkan semua biaya agar tidak mengganggu anggaran rumah tangga.
