Hadapi La Nina, Ini Langkah Antisipasi Pemerintah

Kepala BKPM Thomas Lembong.
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Adimaja

VoxPop.co.id – La Nina diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menghampiri Indonesia pada Juli 2016 hingga awal 2017. Iklim yang menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah dalam negeri ini dikhawatirkan akan mengganggu distribusi komoditas pangan.

img_title Produksi Beras Juli 2025 Tembus 2,77 Juta Ton, BPS: Naik 35,01 Persen dari Juli 2024

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengungkapkan, pemerintah telah memiliki sejumlah langkah antisipatif untuk menghadapi fenomena tersebut. Persoalan-persoalan klasik yang selama ini menjadi hambatan pun akan diminimalisasi dengan adanya perencanaan yang baik.

“Sesuai imbauan Presiden, kita harus merencanakan dari jauh-jauh hari. Kami sudah membicarakan persiapan sejak enam bulan dari sekarang,” tutur Thomas usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Kamis, 9 Juni 2016.

img_title Prabowo Senang Kalau Petani Punya Rumah dan Mobil Bagus

Persiapan pemerintah dalam menghadapi musim La Nina, kata Thomas, di antaranya adalah dengan memasok seluruh komoditas pangan. Hal ini dilakukan, demi meminimalisasi dampak dari fenomena tersebut yang berpotensi memicu pergeseran musim tanam.

“Kami mengharapkan dapat meneruskan kinerja, baik itu di (komoditas) beras dan membenahi kinerja yang sangat tidak optimal di (komoditas) sapi. Sekarang harus diperhatikan dengan cermat,” katanya.

img_title BPS Perkirakan Produksi Beras RI Januari-Mei 2025 Bakal Tembus 16,62 Juta Ton

Selain fenomena La Nina, mantan Bankir tersebut juga mencermati perkembangan komoditas pangan global. Misalnya seperti gula dan beras. Thomas mengatakan, harga gula dan beras saat ini menjadi perhatian lebih dari pemerintah, untuk menimbang langkah apa yang akan dilakukan ke depan.

“Kondisi pasokan dan tren harga gula saat ini memang sudah melonjak. Kita harus waspada juga dengan beras, karena banyak negara Asia yang bisa terkena dampak,” ungkapnya.
 

Ilustrasi sekam padi

BPS Pede Produksi Padi Tembus 10 Juta Ton GKG hingga Februari 2026

BPS optimistis produksi padi nasional diproyeksikan melonjak mencapai lebih dari 10 juta ton hingga Februari 2026. Kenaikan seiring kenaikan luas panen dan tren produksi.

img_title
VoxPop.co.id
5 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut