Ada Vino-Acha, Premier Bangkit! di Surabaya Diserbu Penonton

Para pemain film Bangkit! dan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, saat pemutaran perdana di Cinema XXI Sutos, Surabaya, pada Sabtu malam, 16 Juli 2016.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Nur Faishal

VoxPop.co.id - Pemutaran perdana (premier) film Bangkit!: karena Menyerah bukan Pilihan di Cinema XXI Sutos, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu malam, 16 Juli 2016, dihadiri para artis peran yang bermain di film itu. Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, juga ikut menonton film bergenre action-disaster itu.

img_title Khofifah: Industri Tembakau Berkontribusi Besar bagi Ekonomi Jawa Timur

Pemain film yang hadir ialah Vino G Bastian (berperan sebagai Addri, petugas SAR), Putri Ayunda (Indri, istri Addri), Deva Mahendra (Arifin, petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika/BMKG), dan Acha Septriasa (Denanda, kekasih Arifin), serta beberapa pemain pendukung. 

Sebelum film diputar, para pemain dan Menteri Khofifah menjalani sesi foto bersama di karpet merah. Saat itulah penonton memenuhi area karpet merah. Mereka ingin berswafoto atau selfie dengan para artis itu. "Acha, Acha, foto dong," pinta seorang penonton wanita muda, setengah berteriak.

img_title Digosipkan Dekat dengan Baim Wong, Acha Septriasa: Kita Sebenarnya Udah Lama...

Begitu pintu bioskop dibuka, ratusan penonton antre untuk masuk. Banyak pengunjung yang gagal menonton karena tiket habis. Tiket langsung ludes, di antaranya, karena diborong puluhan relawan Taruna Tanggap Bencana (Tagana), yang ikut menonton bersama Menteri.

Film yang diproduseri Reza Hidayat itu bercerita tentang kondisi Jakarta yang porak-poranda karena luapan air besar dari sungai Ibu Kota. Mula-mula terjangan air menjebol sebuah jembatan yang di atasnya puluhan mobil yang terjebak kemacetan karena hujan deras dan angin kencang.

img_title 'Suamiku Lukaku': Debut Film Romelu Lukaku yang Bikin Fans Inter Milan dan Chelsea Trauma Lagi

Air begitu cepat memasuki jalanan dan bangunan. Beberapa perkampungan tergenang, termasuk rumah Addri, anggota tim SAR. Istri Addri, Indri, dan satu anaknya dievakuasi ke tempat pengungsian. Sementara satu anaknya lagi tewas.

Di tengah itu, prediksi cuaca lebih buruk akan melanda Jakarta. Ibu kota terancam tenggelam. Sebagai petugas BMKG, Arifin terus menganalisis dan prediksi cuaca. Hasilnya, Jakarta harus dikosongkan. Semua warganya harus dievakuasi ke daerah lain.

Bumbu romantisme muncul antara Arifin dan Denanda. Mereka sempat bersitegang karena Arifin terjebak banjir saat hari penikahan. Denanda yang berperan sebagai dokter cantik baru menyadari itu ketika diminta membantu menangani para pengungsi, termasuk Arifin yang sempat terluka saat bertugas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut