APBN Harus Dikelola Berkelanjutan
- VoxPop.co.id/Raudhatul Zannah
Menkeu memastikan, koreksi kebijakan fiskal yang dilakukan pada APBN pada tahun 2016 tersebut, selanjutnya akan menjadi basis perhitungan RAPBN tahun 2017 yang lebih rasional dan kredibel, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi global dan domestik yang terjadi hingga saat ini, serta prospeknya kedepan dengan tetap memperbaiki upaya perbaikan penerimaan perpajakan.
Dalam rangka memberikan daya dorong terhadap perekonomian, lanjut Menkeu, prioritas alokasi belanja negara dalam RAPBN tahun 2017 difokuskan pada program-program pembangunan infrastruktur, serta program-program perlindungan sosial yang berbasis pada pengentasan kemiskinan dan pengembangan kesenjangan.
“Dengan berbagai strategi dan langkah-langkah kebijakan diatas, RAPBN tahun 2017 diharapkan dapat menjalankan perannya secara optimal dalam memberikan stimulasi pada perekonomian dengan tetap menjaga keberlanjutan fiskal, dan mendukung pencapaian berbagai sasaran pembangunan yang ditetapkan dalam RKP 2017 sebagai tahun ketiga pelaksanaan RPJMN 2015-2019,” ujar Menkeu. (www.dpr.go.id)
