CEO Twitter Kirim Memo ke Karyawan, Tanda Bakal Dijual?

CEO sekaligus pendiri Twitter, Jack Dorsey.
Sumber :
  • REUTERS

VoxPop.co.id – Chief Executive Officer (CEO) Twitter, Jack Dorsey, mengungkapkan kembali mengenai salah satu misi perusahaannya, yaitu sebagai ‘jaringan berita rakyat’. Bos Twitter itu menegaskan hal tersebut sebagai salah satu misi Twitter itu kepada karyawannya melalui sebuah memo internal.

img_title AI Ubah Dunia Kerja, Gelar Saja Tidak Cukup

Memo tersebut seakan-akan menjadi jawaban tidak langsung dari bos Twitter itu di tengah isu penjualan perusahaan, meski memo tidak membahas proses penjualan. 

"Twitter adalah apa yang terjadi dan apa yang semua orang bicarakan (secara harfiah). Berita dan bicara. Kita adalah jaringan berita rakyat," tulis Dorsey dalam memonya, dikutip Reuters, Selasa 11 Oktober 2016.

img_title BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Subsidi LPG hingga Rp26 Triliun per Tahun

Tak berhenti pada hal itu saja, dalam kalimat selanjutnya, Dorsey menulis dengan nada yang dapat memompa semangat para karyawannya.

"Jadi, mari kita tunjukkan kepada mereka apa yang telah kita buat dan berikan melalui Twitter yang lebih baik dan cepat daripada yang mereka pikirkan. Kita bisa melakukan hal ini setiap hari. Kita bisa melakukan ini!" tegas Dorsey.

img_title AI Tak Cukup, Masa Depan Dunia Kerja Tetap Bergantung pada Manusia

Diberitakan sebelumnya, Twitter sebagai media sosial selama 10 tahun telah mendapat sorotan, karena dinilai kurang bersaing dengan pemain media sosial lainnya, seperti Instagram hingga Facebook.

Twitter resmi melantai di bursa pada November 2013 dengan nilai US$26 per lembar sahamnya. Nilai tersebut naik menjadi US$74 sebulan kemudian, usai Twitter melakukan Penjualan Saham Perdana (IPO). Tetapi, setelah itu saham Twitter terus mengalami penurunan. Saham Twitter ditutup pada Senin kemarin dengan nilai US$17,56 per sahamnya.

Pada akhir Oktober 2016 ini, beredar kabar Twitter akan menyepakati penjualan perusahaan terhadap dua perusahaan yang diisukan akan membelinya, yakni Walt Disney dan Salesforce.com.

Bank Jakarta.

Investasi Talenta Teknologi, Bank Jakarta Perkuat Fondasi Transformasi Berkelanjutan

Di tengah perubahan lanskap industri jasa keuangan yang semakin terdigitalisasi, daya saing perbankan tidak lagi hanya ditentukan oleh besarnya aset maupun teknologi.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut