Samsung: Segera Matikan Galaxy Note 7 Anda!

Ilustrasi/Perempuan lewat di depan iklan Samsung Galaxy Note 7
Sumber :

VoxPop.co.id – Samsung akhirnya buka suara dengan rentetan insiden terbakarnya ponsel teranyar mereka, Galaxy Note 7 versi pengganti alias “versi aman.” Perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu mengumumkan kepada semua mitra operator dan distributor untuk menghentikan penjualan maupun pertukaran Galaxy Note 7 versi asli.

img_title 96 Persen Galaxy Note 7 Dikembalikan ke Samsung

Beriringan dengan larangan penjualan, Samsung mengaku bekerja sama dengan regulator untuk menginvestigasi problem yang terjadi. Sebagai kompensasi, Samsung menawarkan penukaran Galaxy Note 7 dengan produk lainnya atau mengembalikan uang kepada konsumen. 

"Pengguna Galaxy Note 7 versi asli maupuan versi pengganti sebaiknya matikan perangkat itu dan berhenti pakai perangkat tersebut," kata Samsung dalam penyataannya, yang dikutip Reuters, Selasa 11 Oktober 2016. 

img_title Terungkap, Penyebab Utama Meledaknya Galaxy Note 7

Keputusan menarik produk Galaxy Note 7 itu merupakan yang kedua kalinya dalam kurun dua bulan terakhir ini. Praktis, keputusan itu meningkatkan kekhawatiran atas kualitas kendali dari produk Samsung. Selain itu momen buruk ini diperkirakan bakal berdampak pada reputasi Samsung. 

Analis mengatakan, penyetopan permanen penjualan Galaxy Note 7 itu ongkosnya mencapai US$17 miliar dan membuat pelanggan dan mitra operator berpikir dua kali tentang kualitas produk Samsung lainnya. 

img_title Samsung Curhat Kegagalan Galaxy Note 7

Atas krisis tersebut, dilaporkan investor Samsung menarik dana US$13,8 miliar dari nilai pasar Samsung Electronics pada perdagangan Selasa siang. Saham Samsung dikabarkan menurun sebanyak 7,3 persen dan menjadi terendah dalam dua pekan belakangan ini. 

Sementara analis lain mengatakan, dengan rentetan insiden pada Galaxy Note 7, membuat merek merek Galaxy Note 7 beakhir. 

"Hal itu mungkin bakal membunuh nama brand Note 7, siapa tahu jika merek ini bakal dirilis lagi. Seiring mereka menyelesaikan problem itu, mereka harus kembali menyertifikasi dan kembali mengualifikasi (produk). Dan akhirnya kembali menatap pada peluncuran Galaxy S8," kata Direktur Manajer Charter Equity Research, Edward Snyder. 

Koran lokal Korea Selatan, Hankyoreh mengatakan, menimbang perkembangan Samsung merencanakan untuk mengakhiri penjualan secara permanen Galaxy Note 7. Namun perusahaan sejauh ini belum bersedia komentar banyak terkait rencana mematikan Galaxy Note 7. 

Terkait sebab insiden terbakarnya Galaxy Note 7 versi pengganti, Samsung belum membeberkan apa penyebabnya, meskipun pejabat terkait di Seoul mengatakan kemungkinan biangnya bisa saja soal baterai. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut