Pemerintah Diminta Perkuat Infrastruktur Air Bersih
- www.pdampadang.com
VoxPop.co.id – Anggota DPR Komisi V Fathan Subchi meminta pemerintah untuk konsisten dalam membangun infrastruktur di dalam negeri. Sebab, dengan jumlah penduduk yang semakin besar dan tuntutan ekonomi yang terus meningkat, kondisi infrastruktur di dalam negeri masih sangat memprihatinkan.
“Kami prihatin, masih banyak warga bangsa yang belum bisa menikmati air minum yang layak dan belum terjangkau penerangan listrik. Di banyak daerah, kondisi jalanan yang buruk menyebabkan biaya logistik menjadi sangat mahal dan melemahkan ekonomi masyarakat,” jelas Fathan menanggapi target pemerintah untuk menginvestasikan dana hingga Rp5.000 triliun di sektor infrastruktur sampai tahun 2019, Rabu 12 Oktober 2016.
Fathan menambahkan, pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, harus bisa menjadi solusi bagi kebutuhan berbagai segmen masyarakat. Dia lantas menunjuk infrastruktur di sektor air bersih yang saat ini kondisinya di berbagai wilayah di Indonesia justru semakin buruk.
Sebagai negara tropis, lanjut Fathan, sangat memalukan jika harga air minum di negeri ini lebih mahal daripada bensin. Bahkan celakanya, semakin banyak masyarakat yang tidak percaya dengan kualitas air minumnya, sehingga harus membeli dari pabrik air minum yang banyak dioperasikan oleh perusahaan asing.
Karena itu, pemerintah diharapkan bisa menjamin bahwa air bersih yang merupakan hajat hidup orang banyak ini harus dapat dikelola dengan dukungan infrastruktur yang baik. Pemutihan utang 114 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) senilai Rp3,2 triliun pada 12 Januari 2016, harus bisa menjamin pengelolaan air bersih akan berjalan lebih baik.
“Infrastruktur di sektor air bersih harus cepat dibenahi. Jangan sampai uang rakyat habis hanya untuk beli air minum. Ini sesuatu yang sangat menyedihkan,” tambah Fathan.
Fathan menegaskan, kebutuhan air bersih yang terus membesar harus diantisipasi sejak dini. Itu sebabnya,dia meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga fokus membenahi infrastruktur air bersih di berbagai daerah. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana.
“Setiap kali bencana terjadi, pemenuhan air bersih selalu menjadi masalah. Jangan lupa, air adalah hak asasi kedua setelah udara. Negara harus bisa memastikan bahwa hal tersebut terpenuhi dengan baik untuk seluruh rakyat dalam situasi apapun,” tegasnya.
