Jokowi Sedih Indonesia Masih Impor Bahan Pangan

Presiden Joko Widodo memakai sepatunya usai menunaikan Salat Jumat
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

VoxPop.co.id – Presiden Joko Widodo mengaku sedih kalau sudah mendengar ada kebijakan untuk melakukan impor, seperti impor buah. Namun, sepanjang 2016, Indonesia berhasil swadaya beras dan tidak ada impor.

img_title Prabowo Singgung Kelompok Suka Nyinyir: Nggak Apa-apa, Kita Kerja dengan Bukti

"Yang namanya impor pangan, sedih banget. Buah impor, beras impor, tetapi tahun ini tadi menteri pertanian (Amran Sulaiman) menyampaikan tidak impor," kata Presiden Jokowi, dalam sambutannya pada acara penyerahan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara di Istana Negara, Rabu 30 November 2016.

Jokowi menyinggung, selama ini pangan selalu impor. Termasuk, bahan pangan yang sebenarnya masih bisa diupayakan di dalam negeri, seperti jagung dan garam.

img_title Setoran Bea Masuk Kuartal I-2025 Turun, Imbas RI Setop Impor Beras dan Insentif Kendaraan EV

Setiap tahun impor jagung bahkan mencapai 3,2 juta ton. Untuk tahun ini, Jokowi meminta menteri pertanian, agar menurunkan impor jagung hingga 60 persen, dan dua tahun lagi ditargetkan tidak ada lagi impor jagung.

"Tahun 2018, tidak impor lagi jagung. Janji pak menteri (pertanian)," katanya.

img_title Malaysia Ingin Impor Beras dari Indonesia, Begini Respons Mentan Amran

Presiden, mengatakan bahwa ia sudah mendatangi beberapa daerah produsen jagung, seperti Magetan di Jawa Timur dan Dompu di Nusa Tenggara Barat. Dia mengungkapkan, para petani mengeluhkan harga jual jagung yang tertalu murah, sehingga petani merugi.

"Keluhannya sama, ke Dompu NTB keluhannya sama, harganya Rp1.500 (per kilogram), rugi kami pak," kata Jokowi menirukan keluhan petani.

Sehingga, pemerintah memutuskan untuk mematok harga jagung menjadi Rp2.700 per kg. Kalau harga di bawah itu, lanjut Jokowi, harus dibeli Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik. Presiden menyebut saat ini harga jagung sudah menembus Rp3.100 per kg.

Jokowi meminta para menteri dan kepala daerah meningkatkan produksi pangan nasional, agar Indonesia tidak lagi impor.

"Jangan sampai jagung impor, apalah itu, buah masih impor, garam masih impor. Aduh masa sih enggak bisa kita memproduksi itu. Sumber daya alam kita, tanah kita, sangat mendukung berproduksi, ini masalah niat masalah kemauan," ujar Presiden. (asp)

Mentan Amran.

Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman 10 Bulan, Optimistis Indonesia Lolos Ancaman El Nino Godzilla

Mentan Amran Sulaiman memastikan stok beras nasional mencapai 26 juta ton dan cukup untuk kebutuhan 10 bulan ke depan meski ada ancaman El Nino Godzilla.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut