Peneliti Indonesia Punya Solusi Pengganti Polimer Sintetik
- Pixabay/DWilliams
Sementara sumber lignin, dari bioetanol sebesar 34 juta ton yang dihasilkan dari kelapa sawit menghasilkan lignin 10 juta ton. Kemudian, bioetanol sebesar 6,3 juta ton dari kayu menghasilkan lignin 3 juta ton.
Myrtha menuturkan, meskipun lignoselulosa mudah diperoleh, namun selulosa dan lignin sangat rentan pembusukan, degradasi oleh sinar ultraviolet (UV) dan perubahan dimensi. Hal ini karena selulosa dan lignin sangat mudah menyerap air.
"Untuk mengantisipasi masalah yang rentan terjadi pada selulosa dan lignin, maka kata Myrtha, diperlukan pelakukan cold-plasma dan penggunaan pengawet yang ramah lingkungan.
Myrtha berharap, penelitiannya terkait pengembangan lignoselulosa untuk material ramah lingkungan akan sesuai dengan program pemerintah tentang produk ramah lingkungan dan industri yang berdaya saing.
