Mendag Mau Transfer Cabai dari Daerah yang Harganya Murah

Kenaikan Harga Cabai di Sejumlah Daerah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

VoxPop.co.id – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito berencana menarik kelebihan pasokan cabai di daerah yang mempunyai iklim hujan rendah untuk dikirim ke daerah yang mengalami kenaikan harga. Hal itu diambil sebagai solusi untuk menanggulangi mahalnya harga cabai di sejumlah daerah.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

"Untuk sementara ini, daerah yang mempunyai kelebihan pasokan cabai dengan harga yang lebih murah kita kirim atau kita tarik ke daerah yang harganya tinggi," kata Enggar di Malang, Sabtu 7 Januari 2017.

Ia mengungkapkan ada beberapa faktor yang membuat harga cabai di sejumlah daerah mengalami kenaikan. Faktor utama adalah iklim, mengingat curah hujan yang sangat tinggi di suatu daerah memengaruhi distribusi cabai.

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

"Harga cabai naik karena iklim. Coba petik cabai dalam kondisi hujan, yang terjadi adalah dia busuk. Jadi petani tidak mau memetik cabai, dengan curah hujan tinggi maka jadi busuk," ujar Enggar.

Menurutnya perbedaan jarak harga di satu daerah dengan daerah lain cukup tinggi sekali. Namun ia membantah jika harga cabai di daerah melambung hingga Rp250 ribu per kilogram.

img_title Harga CPO Melonjak Imbas Kondisi Geopolitik dan Tingginya Permintaan

"Harga Rp250 ribu sudah kami cek tidak benar itu, kalau Rp100 ribu iya. Disparitas harga di satu daerah dengan daerah lain tinggi sekali, di Kupang, NTT, harga cabai di bawah Rp50 ribu, karena curah hujan rendah. Kemudian di Gorontalo itu juga rendah karena iklim itu tadi. Kita akan tarik pasokan ke daerah yang harganya tinggi," tuturnya. 

(ren)

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti

Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Kementerian Perdagangan bersama Kadin Indonesia terus memperkuat sinergi, guna mengoptimalkan pemanfaatan berbagai perjanjian dagang yang telah berlaku saat ini.

img_title
VoxPop.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut