Buruknya Distribusi Turut Melambungkan Harga Cabai
- ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
"Jangan sama ratakan semua, jika ada harga cabai di Kalimantan Rp200 ribu per kilogram seolah-olah ini berlaku secara nasional. Ini kan akan mempengaruhi psikologi pasar dan kita tahu kalau psikologi pasar terganggu yang dapat untung pedagang, bukan petaninya. Spekulan nanti main kirim barang pelan-pelan agar harga naik," ujarnya.
Sebagai informasi, produksi cabai nasional pada 2014 disumbang dari Jawa 51 persen, Sumatera 17 persen, Sulawesi empat persen selebihnya dari NTB, Bali, Maluku dan daerah lainnya dengan persentase yang kecil. Rinciannya, total produksi cabai rawit 0,8 juta ton, cabai besar 1,075 ton.
"Secara agregat produksi relatif turun termasuk tahun ini. Karena faktor cuaca yang mengganggu produksi. Teman-teman petani di Jawa menyatakan tahun ini produksi turun 15-20 persen (dari 2014) akibat serangan hama penyakit," ucapnya.
(ren)
