Ketahui Pemicu dan Cara Mengobati Jerawat Punggung
- Pexel
VoxPop.co.id – Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang paling banyak dialami wanita dan pria. Tak hanya di wajah, jerawat kadang juga muncul di punggung atau tempat lainnya.
Meski jerawat di punggung bisa disembunyikan, namun tetap saja mengganggu. Itu sebabnya, banyak orang melakukan banyak cara dan mengeluarkan biaya demi sembuh dari jerawat.
Dikutip dari She Finds, untuk mengobati jerawat disarankan menggunakan bahan nonalkohol. Sebab, menggunakan produk dengan alkohol isopropil atau sabun kasar justru akan membuat kulit kering dan membuat jerawat di punggung malah menjadi lebih buruk.
Karena itu, dianjurkan untuk menggunakan produk alami, seperti cuka sari apel, dan pastikan untuk selalu memakai pakaian bersih, sehingga tidak memperparah jerawat atau menginfeksi daerah sekitarnya.
Ahli kulit, Dr SS Trasi mengatakan, bahwa jerawat yang muncul di tubuh disebabkan aktivitas kelenjar minyak. "Kita memiliki kelenjar minyak yang tinggi di wajah, bahu, punggung dan bokong, sehingga jerawat berpotensi muncul di daerah-daerah itu," kata dia, seperti dilansir dari Times of India.
Menurutnya, jerawat muncul karena faktor hormon. Berdasarkan penelitian, wanita lebih sering mengalami jerawat di wajah, sedang pria di punggung.
Adapun penyebab munculnya jerawat di punggung, karena ketombe, dermatitis seboroik atau penyakit kulit di area berminyak, penyakit ovarium polikistik dan perawatan laser jerawat karena dapat menyebabkan folikulitis atau peradangan pada folikel rambut akibat panas yang dihasilkan dari terapi laser.
Faktor pemicu lainnya adalah mencukur atau waxing yang juga dapat menyebabkan folikulitis, gesekan atau panas dan kulit yang rentan terhadap jerawat.
Untuk mengobati jerawat punggung, menurut Trasi cukup sulit karena kulit punggung lebih tebal dibanding wajah. Namun menurut Dr Sadaf, pasien sebaiknya melakukan pengobatan topikal kombinasi dengan klindamisin dan benzoil peroksida atau turunan asam retinoat.
"Dalam kasus resisten, antibiotik sistemik harus diberikan," katanya.
Dia menambahkan, bahwa pasien harus menggunakan sabun mandi yang mengandung benzoil peroksida dan asam salisilat selama 15 hari. Namun Anda juga dapat menggunakan cara alami untuk mengobatinya, seperti:
