Kominfo Yakin Penetrasi 4G Tembus 60 Persen

Ilustrasi menara telekomunikasi.
Sumber :
  • www.pixabay.com/blickpixel

"Sekitar 1.500 BTS dari 22 ribu BTS yang dimiliki Tri sudah mendukung 4G. Saat ini malah 3G stagnan, 4G tumbuh pesat. Kami melihat ini sebagai hal yang sangat bagus. Tadinya kita layani trafik data 1600-1700 Terabyte per hari. Sekarang menjadi 3 ribu Terabyte per hari dan itu berkat adanya 4G," ulasnya.

img_title Bangun Jaringan Fiber Optik, Triasmitra Tawarkan Obligasi Rp700 Miliar

Jaringan 4G LTE juga diharapkan oleh Indosat Ooredoo. Group Head Network Strategy and Solution Indosat Ooredoo, Yune Marketatmo, melihat teknologi LTE sebagai solusi kapasitas dengan efisiensi yang lebih baik bagi pelanggannya.

"Pengguna tidak perlu perlu speed yang tinggi-tinggi, kita hanya perlu memonitor kenyaman pengguna. Misal, untuk akses YouTube 1-2 Mbps saja, pendekatannya pengalaman pelanggan," katanya.
 
Yune mengakui, saat ini berbicara pendapatan dari 4G memang belum berimbang, sebab pangsa pasar ponsel fitur masih tinggi. "Kalau pengguna smartphone bisa kita rayu lebih cepat gunakan 4G. Tantangannya di 2G yang masih pakai feature phone ini dan jumlahnya lumayan besar," ujarnya. (one)

img_title Syukurlah, Gak Ada PHK di Industri Telekomunikasi Indonesia
Layanan platform OTT (over the top).

Indonesia Diminta Belajar dari Inggris dan Turki

Indonesia bisa belajar dari Austria, Prancis, Hungaria, Italia, Portugal, Spanyol, Turki, dan Inggris yang telah menerapkan Digital Services Task (DST) untuk layanan OTT.

img_title
VoxPop.co.id
28 Desember 2023
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut