Menko Luhut Ungkap Sisi Gelap Investasi China

Pekerja asing asal China di Indonesia. (Ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPopnews/ Aceng Mukaram

VoxPop.co.id – Investasi dari Republik Rakyat China, bakal banyak masuk ke Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Namun, ada beberapa hal yang diwaspadai pemerintah menyambut masuknya aliran dana segar ke perekonomian Indonesia ini.

img_title Jepang Ingin Batasi Pekerja Asing Mulai 2027, Kuota Ditarget 426 Ribu Orang

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, investasi yang masuk, sangat jelas akan menimbulkan untung yang berlipat. Tapi sejumlah risiko, yaitu masuknya paham komunisme dan membanjirnya pekerja ilegal harus diantisipasi.

"Presiden ngumpulin dari Kapolri sampai Panglima dan Intelijen, untuk memastikan di semua unsur teritorial, supaya tidak ada unsur komunis di Indonesia. Kalau ada, segera ditindak sesuai peraturan perundang-undangan yang ada," kata Luhut di kantornya, Selasa 23 Mei 2017. 

img_title Bos Bank AS Tolak Keras Mahalnya Visa H-1B Jadi Rp1,6 Miliar, Soroti Matinya Pelaku Usaha Kecil hingga Rugikan Ekonomi

Mengenai pekerja ilegal, menurut Luhut, jumlahnya masih dalam tahap wajar saat ini. Pemerintah ditegaskan masih bisa mengantisipasi hal tersebut. 

"Kalau sampai ratusan ribu, itu baru tidak betul. Yang pasti, soal ilegal worker ini di semua teritorial akan dipantau terus, agar mereka enggak ada," tutur Luhut. 

img_title Prabowo: Saya Tak Takut Jokowi, Beliau Punya Banyak Prestasi yang Harus Diakui

Luhut berpendapat, bahwa tenaga kerja ilegal bisa diantisipasi dengan menambah daya saing tenaga kerja Indonesia. Salah satu strateginya dapat dilakukan melalui sekolah vokasional, atau keterampilan. 

"Untuk mengantisipasi ini kita harus tambahin kompetensi buruh kita," tambahnya. (asp)

CEO Danantara, Rosan Roeslani

Rosan Ungkap Separuh Investasi RI Kuartal II 2026 Berasal dari Asing, Tembus Rp257,7 Triliun

Menteri Investasi Rosan Roeslani menyebut investasi asing menyumbang lebih dari separuh realisasi investasi RI pada kuartal II 2026 yang mencapai Rp511,8 triliun.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut