Freeport Dapat Keringanan Lagi dari Pemerintah

Tambang Grasberg Freeport Indonesia di Papua.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Banjir Ambarita

VoxPop.co.id – Pemerintah lewat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus melakukan pertemuan rutin dengan pihak PT Freeport Indonesia untuk melakukan negosiasi terkait bisnis perusahaan itu di Indonesia. Ada sejumlah poin-poin kesepakatan yang mulai terlihat jelas. 

img_title PSSI Gandeng KNVB, Talenta Muda Digembleng dengan Metode Sepak Bola Belanda

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM yang juga Ketua Tim Negosiasi Pemerintah dengan Freeport, Teguh Pamudji mengatakan, salah satu poinnya adalah terkait dengan progres pembangunan smelter. Kini, juga telah dibuat tim khusus untuk menangani hal tersebut. 

"Kemarin (Pemerintah dan Freeport) meeting di Sari Pan Pacific sesuai kesepakatan minggu lalu. Tim dibagi dua, langsung itu untuk tim yang membahas mengenai kelangsungan operasi dan tim yang membahas soal smelter," kata Teguh di kantor Kementerian ESDM, Rabu 31 Mei 2017.

img_title Freeport Setor Rp187 Triliun, Ekonom Nilai Perlu Penguatan Kebijakan Fiskal

Ia melanjutkan, Freeport kembali menyatakan komitmennya untuk melakukan permbangunan smelter di Indonesia. Freeport pun kini kembali akan diberikan kesempatan untuk kesekian kalinya dalam menuntaskan kewajibannya dalam membangun smelter. 

Seperti diketahui, sebelumnya dalam UU Minerba Freeport diberi waktu bangun smelter hingga 2014, yang kemudian diperpanjang melalui Peraturan Pemerintah (PP) menjadi tahun 2017. 

img_title Investigasi Insiden Kahar, Bos Freeport: Seluruh Produksi di Grasberg Masih Dihentikan

"Untuk yang smelter. Itu kan karena waktunya enggak terlalu panjang kemarin, tapi bahwa mereka akan bangun smelter iya. Kemudian bahwa pembangunan smelter paling lama ditetapkan 5 tahun. (Sampai) Tahun 2022. Itu sudah sepakat," kata Teguh.

Lebih lanjut Teguh mengatakan, masih ada beberapa poin yang akan dibahas minggu depan secara lebih rinci. Salah satunya mengenai biaya investasi pembangunan smelter yang begitu besar.

Dia pun mengatakan belum ada pembicaraan oleh Freeport, apakah Freeport akan join dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dalam pembangunannya. 

"Dia enggak bicara. Toh, regulasi kita mengatakan dia boleh bekerja sama dengan pihak lain untuk bangun smelter. Ya kita kasih batas waktu sampai lima tahun. Sampai 2022 udah harus bangun smelter," ujarnya.

PT Freeport Indonesia kirim konsentrat tembaga perdana ke Smelter Gresik.

PT Freeport Indonesia Ajukan Perpanjangan IUPK, Operasional Tambang Grasberg Ditargetkan Berlanjut Usai 2041

PT Freeport Indonesia baru saja mengajukan perpanjangan IUPK pada bulan Juni 2026 untuk memastikan kelanjutan operasional tambang Grasberg setelah 2041.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut