Alasan Mengapa Miskin Itu Menderita
- VoxPopnews/Ikhwan Yanuar
Ketika keadaan telah mendesak dan tidak memiliki uang, orang miskin cenderung berutang. Sedangkan orang berada karena punya uang tidak perlu meminjam.
5. Eksplorasi hal menyenangkan butuh uang
Saat Anda memiliki banyak uang, Anda tidak perlu khawatir soal nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pengaruhnya pikiran menjadi lebih bebas dan tanpa beban untuk mencoba hal-hal menyenangkan dalam hidup.
Artikel dalam Jurnal Scientific American tahun 2010 mengatakan, “…orang yang punya kemampuan untuk menikmati pengalaman hidup dapat menentukan tingkat kebahagiaan yang dirasakan.”
6. Jarang bersedih
Studi yang terdapat dalam Jurnal Ilmu Psikologi Sosial dan Kepribadian menemukan kemungkinan tidak ada hubungan langsung antara uang dan kebahagiaan. Akan tetapi ada bukti apabila uang mencegah kesedihan.
Disimpulkan bahwa jika orang yang memiliki banyak uang dapat mencegah diri dari perasaan sedih dalam situasi yang membuat stres.
7. Tidak bisa beramal
Beramal dengan murah hati adalah hal yang membuat bahagia. Hal ini berdasarkan studi Universitas Harvard yang berjudul ‘Menggunakan uang untuk kebaikan orang lain adalah tindakan setimpal’.
Studi tersebut menceritakan bahwa peneliti memberikan uang kepada mahasiswa untuk dihabiskan baik untuk diri sendiri atau orang lain. Hasilnya, mereka yang menghabiskan uang untuk orang lain dalam arti lain beramal, terbukti merasa lebih bahagia dibandingkan dengan mereka yang menghabiskan untuk diri sendiri.
8. Mencari pengalaman hidup butuh uang
Pada buku Stumbling on Happiness menemukan pembelian apapun yang diinginkan tidak membuat seseorang lebih bahagia.
Tetapi, uang yang dihabiskan untuk sebuah pengalaman berharga seperti misalnya berenang bersama hiu, mendaki gunung berapi, keliling dunia, atau pengalaman yang akan menjadi kenangan seumur hiduplah yang membuat seseorang lebih bahagia.
9. Rentan kesepian
Studi yang terdapat dalam Jurnal Psikologi Konsumen tahun 2011 mengatakan bahwa orang-orang dengan hubungan sosial yang bermakna merasa lebih bahagia.
Riset yang dikutip dalam The Guardian pada tahun 2014 menyatakan orang yang hanya punya sedikit uang lebih rentan kesepian. “Hubungan sosial yang buruk memberikan kontribusi dan merupakan sinyal kemiskinan.”
Untuk itu, saat kita terbelenggu dalam kemiskinan, maka tentu saja beban yang kita pikul lebih berat dan menghambat perasaan kita untuk bebas dan bahagia. Itulah sebabnya mengapa orang miskin cenderung menderita.
