Non Tunai Ada di Mana-mana Sepanjang 2017
- VoxPop.co.id/Muhamad Solihin
Adapun empat tujuan dari GNNT tersebut, pertama adalah kepraktisan bertransaksi dan keamanan dalam membawa instrumen non tunai dibandingkan dengan uang tunai. Kedua, efisiensi biaya antara biaya produksi instrumen non tunai dengan biaya percetakan, peredaran, serta pengelolaan uang tunai.
Ketiga, pencatatan transaksi secara otomatis sehingga memudahkan dalam menghitung aktivitas ekonomi. Hal tersebut dapat mencegah underground economy yang umumnya dilakukan secara tunai. Dan, keempat, penggunaan alat pembayaran non tunai akan meningkatkan sirkulasi uang dalam perekonomian.
Non Tunai mulai menyebar
Selain itu, penggunaan transaksi non tunai juga mulai tersebar dibanyak industri di Indonesia. Tidak hanya industri transportasi melain juga ke industri jasa kuliner, retribusi parkir hingga penyaluran bantuan sosial secara non tunai kepada sejumlah keluarga penerima.
Untuk industri jasa transportasi, kebijakan non tunai bahkan lebih dahulu diterapkan sebelum pencanangan GNNT dilakukan, yaitu sejak 2013, di mana PT Kereta Api Indonesia menerapkan sistem non tunai, atau e-ticketing pada KRL Jabodetabek.
Langkah tersebut, hingga saat ini dianggap paling sukses dilakukan di Indonesia, karena telah tersebar ke sejumlah tempat di Jabodetabek dan dimanfaakan oleh jutaan penumpang. PT KAI mengakui, memulai kebijakan ini dengan melakukan sterilisasi stasiun dan meningkatkan kapasitas angkut yang tidak mungkin dilayani secara manual.
![]()
Kebijakan ini diakui perseroan, telah membuat pemasukan yang diterima semakin meningkat, sebab pendataan menjadi lebih membantu dan sejumlah risiko seperti complain atas kurangnya sejumlah dana kembalian bisa segera diminimalisasi.
Wakil Direktur Utama Bidang Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Eva Chairunias mengungkapkan, jumlah rata-rata transaksi non tunai di KCI mencapai 970 ribu penumpang rata-rata perharinya. Di mana, 15 persen menggunakan uang elektronik dari perbankan, 45 persen dari kartu langganan dan 40 persen tiket harian berjamin.
Adapun KCI setiap harinya sudah bekerja sama dengan sejumlah perbankan nasional seperti BNI, Bank Mandiri, BRI dan BCA. Ke depan, KCI juga akan terus berupaya mendorong semua kartu elektronik dapat terkoneksi.
