Sri Mulyani Sentil Pemda Lagi, Belanja APBD Lambat Tak Bantu Rakyat

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro

VoxPop – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali menyentil pemerintah daerah yang sangat lambat dalam membelanjakan anggaran daerahnya. Padahal ekonomi rakyat lagi susah akibat pandemi COVID-19.

img_title Purbaya Siap Tambah Anggaran MBG Usai Evaluasi Penyerapannya di Oktober 2025

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Ungkap Wujud Jihad dalam Perekonomian

Hal itu dia sampaikan saat Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2020 yang digelar secara virtual, Kamis, 22 Oktober 2020. Rapat itu turut dihadiri para pemimpin pemerintah daerah.

img_title Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Situbondo, KPK Temukan Ini soal Korupsi Dana PEN

Sri mencontohkan, untuk belanja di sektor kesehatan saja misalnya, baru dicairkan sebesar Rp13,3 triliun pada September 2020. Padahal, total alokasi anggaran di APBD untuk itu mencapai Rp30,4 triliun.

"Dari sisi kesehatan, dari Rp30,4 triliun, belanja kesehatan di tingkat daerah yang seharusnya bisa bantu masyarakat, hingga akhir September baru Rp13,3 triliun yang dibelanjakan," katanya saat itu.

img_title Terserap 91 Persen, Realisasi Anggaran PC PEN 2022 Capai Rp 414,5 Triliun

Adapun belanja untuk anggaran jaringan pengaman sosial di daerah, kata Sri, dari anggaran Rp22,8 triliun baru sebesar Rp11,7 triliunnya atau sekitar 51 persen. Padahal tinggal tiga bulan lagi tahun ini habis. 

"49 persen harusnya bisa bantu masyarakat daerah dan untuk dukungan ekonomi masyarakat dari angka Rp19,24 triliun dari APBD-APBD baru dibelanjakan Rp2,6 triliun sampai akhir September," tuturnya.

Besaran belanja pemerintah daerah untuk dukungan ekonomi masyarakat dikatakannya sangat kecil baru 13,7 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan. Dia mengakui tentu itu tidak terlepas dari kinerja pemda.

"Ini menandakan bahwa banyak sekali halangan atau kendala di sisi non anggaran yang perlu kita atasi bersama sehingga dunia usaha, masyarakat, bisa segera dapat manfaat dari desain APBN dan APBD," ungkap Sri. (art)

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, APBN KiTA Oktober 2025

Godok Sistem Baru Pencairan TKD, Purbaya: Bisa Cair di Pekan Pertama Tiap Bulan

Sistem baru untuk mempercepat pencairan TKD itu akan melalui penerbitan surat utang jangka pendek. Purbaya berharap, TKD akan bisa cair setiap pekan pertama per bulannya.

img_title
VoxPop.co.id
20 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut