Bantu Korban Gempa Sulbar, Kaltim Prima Coal Kirim Tim Tanggap Bencana

Tim tanggap bencana Kaltim Prima Coal.
Sumber :
  • Dokumentasi KPC.

VoxPop – PT Kaltim Prima Coal (KPC) kembali mengirimkan Tim Rescue ke lolasi bencana gempa di Sulawesi Barat. KPC mengirimkan tiga orang, terdiri atas Andreas Kopong, Wahyu Dwi Saputra, dan Mulyadi. Ketiganya telah berangkat tadi malam dari Sangatta menuju Sulbar.

img_title Gerak Cepat BRI Peduli Bantu Korban Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki Laki

General Manager External Affairs and Sustainable Development Kaltim Prima Coal, Wawan Setiawan, mengatakan, tim ini akan bergabung dengan tim dari pemerintah.

Baca jugaCurhat Menteri Budi: Lebih Baik Jadi CEO Dibanding Menkes

img_title Jambore Nasional Tim Elang Relawan BRI, Perkuat Kapasitas dan Ketangguhan dalam Menghadapi Bencana

"Tim Rescue KPC ini sudah berangkat. Mereka  bergabung dengan Tim Tanggap Bencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), saat tiba di Sulbar," kata Wawan, dikutip dari keterangannya, Kamis 21 Januari 2021.

Wawan berharap, keberadaan Tim Rescue KPC ini bisa membantu pemulihan kondisi para korban gempa di Mamuju dan Majene. "Kami berharap, tim yang bergabung dengan Tim Tanggap Bencana ESDM ini bisa membantu pemulihan korban bencana gempa Sulbar," ujar Wawan.

img_title Tanggap Bencana Banjir, BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak di Demak

Seperti diketahui, gempa bumi pertama sebagai pembuka atau foreshock dilaporkan terjadi pada Kamis 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB, dengan Magnitudo 5,9 pada episenter 2,99 LS dan 118,89 BT atau di darat pada jarak 4 kilometer (km) arah Barat Laut Majene, Sulawesi Barat, pada kedalaman 10 km.

Selanjutnya gempa yang kedua atau mainshock terjadi pada, Jumat 15 Januari 2012 pukul 01.28 WIB dini hari dengan magnitudo 6,2 pada episenter 2,98 LS dan 118,94 BT atau di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene, Sulawesi Barat, kedalaman 10 km.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di BPK Jawa Barat

Dedi Mulyadi Akan Habiskan Anggaran Tanggap Darurat Bencana: daripada Dibilang Diparkir, Terus TKD Dipotong Lagi

Dedi Mulyadi mengakui jika dana tersebut dihabiskan, Pemprov akan kesulitan mencari sumber pembiayaan ketika bencana terjadi.

img_title
VoxPop.co.id
6 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut