Restrukturisasi Kredit Akibat COVID-19 di BNI Capai Rp102,4 triliun

Gedung BNI.
Sumber :

VoxPop – PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI melaporkan, pembukuan pinjaman yang direstrukturisasi telah mencapai Rp102,4 triliun atau 18,6 persen dari total pinjaman. Program ini merupakan salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional saat ini.

img_title 5 Bisnis Ini Ramai Dicari Menjelang Agustus, Cocok Dimulai Sekarang untuk Tambah Cuan!

Direktur Keuangan BNI, Novita Widya Anggraini menjelaskan, berdasarkan segmen bisnis, restrukturisasi kredit telah diberikan kepada segmen korporasi sebesar Rp44,2 triliun.

"Kemudian kepada segmen menengah Rp21 triliun, segmen kecil Rp28 triliun, dan segmen Konsumer Rp9,2 triliun," kata Novita dalam telekonferensi, Jumat 29 Januari 2021.

img_title 3 HP Murah untuk Pemasaran Digital 2026, Pilihan Terbaik agar Bisnis Tetap Produktif Tanpa Boros Anggaran

Baca juga: RI Catat Surplus Neraca Perdagangan Terbesar dalam Sejarah

Novita menambahkan, sebagian besar debitur yang mendapatkan fasilitas restrukturisasi pinjaman itu berasal dari sektor manufaktur 27,0 persen atau sekitar Rp27,6 triliun. Kemudian sektor perdagangan, restoran, dan hotel sebesar 15,4 persen atau sekitar Rp15,8 triliun, dan sektor pertanian sebesar 12,6 persen atau sekitar Rp12,9 triliun.

img_title Motor Nganggur Bisa Jadi Sumber Penghasilan, Intip 15 Ide Bisnis yang Layak Dicoba

"Ketiga sektor ini terdampak paling parah oleh pandemi, dan merupakan 55 persen dari total pinjaman yang direstrukturisasi karena COVID-19," ujarnya.

Untuk skema restrukturisasi, Novita menjelaskan bahwa pihaknya juga telah menggunakan beberapa skenario. Antara lain, penjadwalan ulang pokok, penundaan pembayaran bunga, serta penurunan suku bunga.

"Karena para pelaku usaha membutuhkan waktu untuk pulih dari dampak pandemi COVID-19," ujarnya.

Tanpa restrukturisasi kredit, Novita menyebut bahwa para pengusaha tentunya akan merasa berat dalam hal menyangga aspek permodalannya. Hal itu sangat berpengaruh pada bisnis di masa pandemi COVID-19 saat ini.

"Maka kami di BNI pun berharap bahwa para debitur yang telah memanfaatkan fasilitas restrukturisasi kredit ini, nantinya bisa tetap survive," ujarnya.

Ilustrasi Laptop

7 Laptop Premium untuk Konten Kreator dan Pebisnis: Kombinasi Performa, Layar, dan Efisiensi yang Sulit Ditandingi

Cari laptop premium terbaik 2026? Simak 7 pilihan untuk kreator konten dan pebisnis dengan performa tinggi, layar berkualitas, baterai awet, serta fitur AI modern.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut