Heboh Kabar Bakal Gantikan Garuda Indonesia, Pelita Air: Butuh Proses

Ilustrasi pesawat Pelita Air Service.
Sumber :
  • Dokumentasi Pelita Air Service.

VoxPop – Maskapai penerbangan milik PT Pertamina (Persero), Pelita Air Service santer dikabarkan mengambil alih penerbangan domestik Garuda Indonesia.

img_title Penguatan Price Discovery Dinilai Penting demi Bangun Harga Referensi Komoditas Domestik

Menanggapi hal tersebut, Komisaris utama PT Pelita Air Service, Michael Umbas mengungkapkan, kalau untuk mengganti Garuda Indonesia jadi national flight carrier belum ada arahan.

"Karena memang hal tersebut butuh proses. Apalagi kan Garuda masih eksis," kata dia kepada wartawan, Rabu 20 Oktober 2021.

img_title Media Amerika Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3, Garuda Disebut Gagal di Ujian Sebenarnya

Meski demikian dia mengungkap, Pelita Air memang punya pengalaman panjang sebagai maskapai penerbangan nasional. Tapi, perlu upaya lebih kalau mau berkecimpung pada niaga berjadwal.

"Kami pasti sangat hati-hati dan terukur meskipun ada arahan pemegang saham," kata dia.

img_title Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

Baca juga: Muncul Klaster Sekolah, Jokowi Minta Pemda Jangan Kendur

Lebih lanjut Michael mengatakan, pihaknya memang sudah memproses dokumen perizinan sebagai maskapai layanan berjadwal dari yang sebelumnya cuma melayani charter atau sewa. Proses itu dilakukan di Kementerian Perhubungan.

Pesawat Garuda Indonesia

Photo :
  • Dok. Garuda Indonesia

"Izin ke Kemenhub memang sudah berproses dan masih dalam tahapan apakah kami layak secara teknis dan bisnis untuk mendapatkan izin AOC dan rute berjadwal domestik," kata dia lagi.

Maskapai Penerbangan Pelita Air

Hakim MK Soroti Ganti Rugi Delay Pesawat Rp300 Ribu, Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Maskapai

Hakim MK Saldi Isra pertanyakan pengawasan pemerintah terhadap maskapai dan menilai kompensasi keterlambatan pesawat Rp300 ribu tidak sebanding dengan kerugian penumpang

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut