Pertamina Tegaskan Truk Sawit dan Batu Bara Dilarang Isi Solar Subsidi

Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina, Mulyono sidak SPBU.
Sumber :
  • VoxPop/B.S Putra

VoxPop – Untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah masyarakat secara langsung saat Ramadhan. Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina, Mulyono melakukan inspeksi mendadak (sidak).

img_title Kapal Tanker Pertamina Jadi Penyelamat, 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berhasil Dievakuasi Selamat

Sidak tersebut, dengan mendatangi langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Utara dan Fuel Terminal (FT) Medan Group, Sabtu 2 April 2022.

"Kunjungan kami ke sejumlah SPBU dan FT Medan Group ini untuk memastikan kesiapan dan ketersediaan BBM di lapangan secara langsung menjelang Bulan Ramadhan," sebut Mulyono. 

img_title MyPertamina Sediakan Edukasi hingga Layanan Produk Gratis di GIIAS 2026

Baca juga: Awal Ramadhan, Harga Daging Tembus Rp160 Ribu Per Kg di Pasar Tomang

Mulyono mengungkapkan, untuk mengantisipasi terjadinya arus mudik dan peningkatan kebutuhan BBM, pihaknya juga akan menyiapkan layanan-layanan tambahan berupa SPBU Siaga, mobil tangki siaga, motorist, SPBU Kantong dan rest area yang dilengkapi fasilitas kesehatan bagi para pemudik di beberapa titik jalur mudik.

img_title Jangan Sepelekan Karet Belakang Truk, Gara-gara Ini Sopir Langsung Dihentikan Polisi

"Kami juga telah membentuk tim Satuan Tugas Khusus Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) untuk memastikan kelancaran pasokan dan penyaluran BBM dan LPG kepada masyarakat," katanya.

Tim Satgas RAFI akan bertugas mulai 11 April hingga 10 Mei 2022 mendatang. Tim Satgas RAFI akan berkoordinasi dengan instansi terkait misalnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), TNI dan Kepolisian.

Selain itu, Mulyono menjelaskan pihaknya terus memastikan stok Solar subsidi dalam keadaan aman, per 30 Maret 2022 ketahanan stok Solar subsidi di atas 20 hari. 

Pertamina terus berupaya menjaga pasokan dan distribusi Solar subsidi ke masyarakat. Meskipun kuota Solar subsidi per Februari 2022 sudah melebihi kuota hingga 10 persen secara nasional. 

Pertamina juga melakukan pencatatan atas pembelian solar subsidi di SPBU sebagai bentuk pengawasan dan implementasi regulasi mengenai pengisian maksimal tiap jenis-jenis kendaraan guna meminimalisir terjadinya penyaluran solar subsidi yang tidak tepat sasaran.

"Jika masyarakat menemukan adanya penyalahgunaan dalam distribusi BBM subsidi agar segera melapor ke aparat berwenang. Truk dengan roda lebih dari enam roda, truk sawit, truk batu bara dilarang menggunakan Solar subsidi," tutur Mulyono.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut