Bangga, Putra Aceh Diundang Erdogan Baca Alquran di Hagia Sophia

Ustaz Takdir Feriza Hasan, Qori internasional asal Aceh.
Sumber :
  • tvOne

VoxPop – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, telah menandatangani dasar hukum yang menetapkan perubahan status Hagia Sophia di Istanbul, dari museum menjadi masjid. Pengadilan juga telah membatalkan status museum atas bangunan ikonik tersebut, yang memungkinkan situs budaya dunia itu dialihfungsikan sebagai masjid.

img_title Profil Melissa Vargas, Pevoli Turki Peraih MVP VNL 2026 yang Tampil Sensasional di Final

Kembalinya Hagia Sophia menjadi masjid akan ditandai dengan penyelenggaraan salat Jumat. Rencananya, salat Jumat perdana akan digelar pada 24 Juli 2020. Namun siapa sangka, seorang warga negara Indonesia pernah diundang untuk membacakan ayat suci Alquran di sana.

Dua tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2018, Presiden Erdogan pernah mengundang seorang putra asal Aceh bernama Ustaz Takdir Feriza Hasan. Ia diundang untuk membacakan ayat Alquran di Hagia Sophia. Saat itu, ia membacakan surat Fathir ayat 29-35 dengan merdu, dan menuai pujian dari berbagai pihak.

img_title Turki Masukkan PM Israel Benjamin Netanyahu Daftar Buronan Interpol

Hagia Sophia merupakan situs warisan dunia UNESCO yang terletak di Istanbul, dan berusia 1.500 tahun. 

Baca: Turki Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Dunia: Memecah Barat dan Timur

img_title Komisi I DPR Setujui Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Turki-Malaysia

Mulanya bangunan ini adalah sebuah katedral sebelum diubah menjadi masjid setelah penaklukkan Kekaisaran Utsmaniyah pada tahun 1453. Situs itu kemudian dijadikan museum pada tahun 1934 melalui kekuasaan pendiri Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

Setelah dialihfungsikan kembali menjadi masjid pada 10 Juli ini, tak lama kemudian suara azan pertama pun dikumandangkan di situs web dan disiarkan di semua saluran berita utama Turki.

Presiden Erdogan menegaskan bahwa negara telah melaksanakan hak kedaulatannya dan Hagia Sophia akan tetap terbuka untuk semua masyarakat Muslim, non-Muslim dan pengunjung dari luar negeri. (ase)

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut