India Akan Uji Obat Batuk Sirop Sebelum Diekspor

Ilustrasi obat sirup
Sumber :
  • ist

VoxPop Dunia – Regulator obat India mengusulkan obat batuk sirop untuk diuji di laboratorium pemerintah, sebelum diekspor. Usulan itu muncul setelah obat sirop buatan India dikaitkan dengan puluhan kematian di Gambia dan Uzbekistan tahun lalu. 

img_title Resmi Lawan Brasil, India Tak Berniat Kalahkan Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup

Kementerian kesehatan India menerima proposal dari Central Drugs Standard Control Organization (CDSCO) bulan ini dan sedang mempertimbangkan pengujian obat-obatan itu. 

“Proposalnya adalah menguji barang jadi (obat sirup) di laboratorium pemerintah sebelum mengekspor,” kata pejabat kementerian yang tidak diketahui namanya itu, dikutip dari NDTV, Selasa, 16 Mei 2023. 

img_title Calon Lawan Timnas Indonesia Resmi Bikin Pengumuman Mengejutkan, India Bakal Lawan Brasil di FIFA Matchday

Ilustrasi obat sirup/obat batuk.

Photo :
  • Freepik

Pejabat tersebut juga mengatakan sirop dapat diuji di berbagai laboratorium yang dijalankan oleh pemerintah federal atau negara bagian. 

img_title Prabowo Pelajari Jurus India Bangun 40 Juta Rumah dalam 12 Tahun

CDSCO juga telah mengusulkan untuk mewajibkan eksportir untuk membuat sertifikat analisis, yang diekspor dari laboratorium yang disetujui. 

Industri farmasi India senilai US$41 miliar atau setara dengan Rp607,6 triliun mendapat kejutan besar tahun lalu ketika sirop obat batuk yang dibuat oleh dua perusahaan farmasi, yang berbasis di dekat New Delhi dikaitkan dengan kematian sedikitnya 70 anak di Gambia dan 19 di Uzbekistan. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tahun lalu bahwa sirop pabrikan India Maiden Pharmaceuticals Ltd, yang diekspor ke Gambia, mengandung racun mematikan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), yang digunakan dalam minyak rem mobil. 

Uzbekistan juga mengatakan pada bulan Desember bahwa anak-anak meninggal di negara mereka setelah meminum obat batuk sirop buatan perusahaan India, seperti Marion Biotech, yang terkontaminasi EG atau DEG. 

Namun, kedua perusahaan India telah membantah tuduhan tersebut. 

Bahan-bahan EG dan DEG digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sebagai pengganti propilen glikol, yang merupakan bahan dasar utama obat sirup, karena harganya jauh lebih murah. 

Regulator obat-obatan India mengatakan kepada WHO pada bulan Desember bahwa propilen glikol yang digunakan oleh Maiden dan Marion berasal dari dua pemasok terpisah yang berbasis di Delhi.

Timnas India

Tak Berniat Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, India Bikin Dua Tim untuk Hadapi Timnas Indonesia dan Brasil

India dilaporkan belum berniat mengundurkan diri dari FIFA ASEAN Cup 2026. Partisipasi mereka diragukan seiring dengan pengumuman laga uji coba melawan Brasil.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut