Ledakan Dahsyat di Mal Taiwan: 5 Tewas, Puluhan Luka-luka

Ledakan di sebuah gedung di kota Taichung, Taiwan
Sumber :
  • AP Photo

Taipei, VoxPop – Ledakan dahsyat di sebuah pusat perbelanjaan di Taiwan, pada Kamis, 13 Februari 2025, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai beberapa lainnya. Hal itu disampaikan oleh pihak berwenang setempat.

img_title Geram Mal dan Gedung Ramai Dipagari Tinggi, Pramono Anung: Image Jakarta Jadi Jadi Sedang Tidak Baik Saja

Melansir dari CNN Internasional, video ledakan di kota Taichung, menunjukkan puing-puing dan panel besar bagian luar gedung bertingkat menengah berhamburan saat ledakan keras terdengar.

Rekaman yang diambil oleh orang-orang yang lewat setelah kejadian menunjukkan jalan di bawah dipenuhi puing-puing dan dua korban terlihat tergeletak di lantai.

img_title Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi, Hasan Nasbi: Doakan Bangsa Kita Aman

Ledakan itu terjadi pada tengah hari di lantai 12 sebuah pusat perbelanjaan populer, tempat pusat jajanan yang dalam masa pembangunan, menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan.

Setidaknya lima orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka, menurut badan pemadam kebakaran. Sekitar 235 orang dievakuasi dari gedung dan area tersebut.

img_title Bos Pengusaha Buka Suara soal Mal Besar Ramai-ramai Dipagari Besi Tinggi, Ternyata Bukan karena Ancaman Kerusuhan

Ledakan di pusat perbelanjaan di kota Taichung, Taiwan

Photo :
  • AP Photo

Rekaman video menunjukkan panel jendela jatuh ke trotoar dan jalan di bawahnya, tempat mobil-mobil terparkir di jalan, dengan asap mengepul dari lantai 12.

Rekaman lain dari dalam mal menunjukkan dinding yang rusak akibat ledakan, dengan air menyembur dari pipa-pipa yang pecah.

Ketika petugas pemadam kebakaran memasuki gedung setelahnya, mereka menemukan lantai tempat ledakan terjadi sebagian besar telah menjadi puing-puing, menurut rekaman video yang dibagikan oleh Departemen Pemadam Kebakaran Taichung.

Dalam klip tersebut, struktur yang rusak dan logam yang menjuntai dari langit-langit dan menutupi lantai, sementara petugas darurat menggunakan senter untuk menavigasi bidang puing-puing.

"Operasi penyelamatan masih berlangsung, dengan lebih dari 130 petugas pemadam kebakaran di tempat kejadian," menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional.

Rekaman dari media lokal menunjukkan ambulans dan personel darurat menutup area tersebut dan membawa tandu.

Dalam sebuah unggahan di Facebook, Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan beberapa lembaga pemerintah telah dikerahkan untuk menanggapi insiden tersebut, termasuk Kementerian Kesehatan untuk mengoordinasikan sumber daya medis bagi mereka yang terluka.

Lai mendesak pihak berwenang untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut sesegera mungkin, dan meminta masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian.

Taiwan juga pernah dilanda ledakan gas yang dahsyat sebelumnya. Pada tahun 2014, serangkaian ledakan yang dipicu oleh kebocoran gas bawah tanah menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya di kota selatan Kaohsiung.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut