Aksi Balasan di Perbatasan, Pasukan Pakistan Bunuh Tentara India dan 12 Warga Sipil

VoxPop Militer: Tentara Pakistan di Garis Kontrol (LoC)
Sumber :
  • Associated Press (AP)

VoxPop – Sebanyak 12 orang, termasuk warga sipil dan seorang  tentara India, tewas akibat penembakan oleh militer Pakistan di sepanjang Garis Kontrol (LoC) pada Rabu (7/5) malam waktu setempat.

img_title Batal Lawan Timnas Indonesia? India Dikabarkan Siap Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 Demi Hadapi Brasil

Menurut laporan yang dilansir VoxPop Militer dari The Hindu, perangan ini terjadi sebagai aksi balasan atas Operasi Sindoor yang dilancarkan militer India pada hari yang sama.

Penembakan intensif oleh militer Pakistan menyasar desa-desa di empat distrik perbatasan di wilayah Jammu dan Kashmir, menewaskan tiga wanita dan tiga anak-anak, serta melukai sedikitnya 51 warga sipil.

img_title India Beri Waktu 3 Hari Mark Zuckerberg Minta Maaf

Militer India menyebut bahwa serangan Pakistan dilakukan menggunakan senjata ringan dan artileri di distrik Rajouri, Poonch, Kupwara, dan Baramulla. Seorang prajurit India, Lance Naik Dinesh Kumar dari Resimen Lapangan ke-5, turut menjadi korban jiwa.

VoxPop Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata Pakistan di Garis Kontrol

Photo :
  • India TV
img_title Ledakan di Kantor Polisi Pakistan, 14 Orang Tewas

Penembakan tersebut terjadi beberapa jam setelah India melancarkan Operasi Sindoor, yang menargetkan sembilan lokasi yang diduga sebagai kamp teroris di wilayah Kashmir yang dikuasai Pakistan. 

Serangan itu disebut sebagai tanggapan atas serangan teroris di Baisaran, Pahalgam, pada 22 April lalu, yang menewaskan 26 orang dan melukai 17 lainnya.

Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh mengatakan, Operasi Sindoor dilakukan secara terukur, tidak bersifat eskalatif dengan target yang difokuskan pada pelaku teror. 

Singh menegaskan bahwa operasi tersebut juga befokus untuk menghindari korban dari kalangan sipil.

VoxPop Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata India di Garis Kontrol

Photo :
  • Business Standard

Sementara itu, pemerintah Pakistan mengklaim serangan India telah melanggar kedaulatan mereka dan menewaskan serta melukai sejumlah warga sipil. 

Komite Keamanan Nasional Pakistan telah mengizinkan angkatan bersenjatanya untuk merespons secara militer.

Sebagai respons terhadap penembakan, Kepala Menteri Jammu dan Kashmir, Omar Abdullah, menggelar rapat darurat dan menginstruksikan pencairan dana bantuan setiap distrik perbatasan guna menghadapi kondisi darurat.

Ketegangan antara India dan Pakistan kembali meningkat setelah insiden di Pahalgam yang menewaskan 26 orang, April 2025 lalu. 

Kedua negara telah saling melancarkan aksi diplomatik, termasuk penangguhan Perjanjian Perairan Indus dan pengusiran diplomat masing-masing.
 

Pesawat Batik Air

Heboh Penumpang Batik Air Paksa Buka Pintu Darurat Saat Penerbangan

Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan insiden tersebut terjadi pada 5 Agustus 2026. Penumpang yang nekat melakukan aksi berb

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut