Infiltrasi China Bikin Geger Barat: Skandal Bus Listrik Norwegia hingga Spionase di LinkedIn
- AP
Pemerintah Barat menghadapi pilihan yang sulit. Tanpa garis merah yang jelas dan pemisahan yang dipercepat di sektor-sektor penting, teknologi informasi, komunikasi, dan rantai pasokan strategis, risikonya akan berlipat ganda. Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menunjukkan komitmennya terhadap ekspansi otoriter, sementara demokrasi Barat tetap ragu-ragu dan terpecah-pecah. Semakin lama ketidakseimbangan ini berlanjut, semakin besar bahaya infiltrasi akan bermetastasis menjadi kompromi sistemik.
Krisis infiltrasi bukanlah ancaman yang jauh, melainkan realitas saat ini. Taktik tipu daya PKC, mulai dari spionase terselubung hingga kerentanan yang tertanam, menuntut respons Barat yang terkoordinasi. Pemisahan (decoupling) bukan hanya strategi ekonomi, tetapi juga keharusan keamanan.
Negara-negara demokrasi harus menyadari bahwa keterlibatan tanpa kewaspadaan telah memungkinkan penetrasi otoriter. Waktu untuk tindakan setengah-setengah telah berlalu; Barat harus bertindak tegas untuk melindungi kedaulatannya.
