Dua Bangunan Apartemen di Lebanon Ambruk, 9 Orang Tewas

Bangunan runtuh di Lebanon menewaskan 9 orang dan puluhan luka-luka
Sumber :
  • Reuters

VoxPop – Sedikitnya sembilan orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika dua bangunan yang bersebelahan ambruk di kota Tripoli, Lebanon utara, Minggu, 8 Februari 2026, menurut Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Lebanon, Imad Khreish. Sembilan orang tewas, tetapi enam orang lainnya yang diselamatkan dibawa ke rumah sakit.

img_title Korban Tewas Gempa M 7,1 Jepang Jadi 17 Orang

Gedung itu berada di lingkungan Bab Tabbaneh, salah satu daerah termiskin di kota terbesar kedua di Lebanon, di mana penduduk telah lama mengeluhkan kelalaian pemerintah dan infrastruktur yang buruk. 

Bangunan yang runtuh itu terdiri dari dua blok, masing-masing berisi enam apartemen. Warga memperkirakan sekitar 22 orang berada di dalam bangunan saat runtuh, kata Khreish dilansir Al Jazeera, Senin, 9 Februari 2026

img_title Misteri Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar, Polisi Temukan Luka di Kepala

Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung, dengan tim pertahanan sipil, yang didukung oleh Palang Merah Lebanon dan badan-badan darurat dan bantuan, memimpin upaya tersebut. Warga sekitar ikut serta dalam upaya penyelamatan, bergegas membantu membersihkan puing-puing dan membuat lubang di bangunan yang runtuh.

Wali Kota Abdel Hamid Karimeh mengatakan kepada wartawan bahwa "kami menyatakan Tripoli sebagai kota yang dilanda bencana" karena bangunan-bangunan yang tidak aman. "Ribuan warga kami di Tripoli terancam karena bertahun-tahun diabaikan," katanya. "Situasi ini di luar kemampuan pemerintah kota Tripoli."

img_title Polisi Periksa Sekuriti Apartemen Kalibata City Buat Usut Tewasnya Dokter Magang yang Jatuh dari Lantai 18

Anggota Pasukan Keamanan Internal dan polisi kota Tripoli telah mengevakuasi bangunan tempat tinggal yang berdekatan dengan bangunan yang runtuh, karena khawatir bangunan tersebut akan ambruk, lapor Kantor Berita Nasional (NNA) milik pemerintah Lebanon.

Presiden Lebanon Joseph Aoun memerintahkan semua layanan darurat untuk siaga tinggi, guna membantu operasi penyelamatan dan menyediakan tempat berlindung bagi penghuni bangunan di sekitarnya, menurut laporan NNA.

Perdana Menteri Nawaf Salam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintah sepenuhnya siap untuk memberikan tunjangan perumahan bagi semua penghuni bangunan yang perlu dievakuasi.

"Mengingat besarnya bencana kemanusiaan ini, akibat dari kelalaian selama bertahun-tahun, dan sebagai bentuk penghormatan terhadap nyawa para korban, saya mendesak semua pihak yang terlibat dalam politik, di Tripoli dan di tempat lain, untuk menahan diri dari mengeksploitasi bencana mengerikan ini untuk keuntungan politik yang murahan dan picik," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut