BGN Hentikan Sementara SPPG Karangturi usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan MBG di Semarang

Kepala BGN Sudaryono menjenguk korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026).
Sumber :
  • BGN

Sudaryono menyebutkan beberapa bahan yang sedang diperiksa antara lain daun singkong, bumbu rendang, serta bahan makanan lainnya yang digunakan dalam menu MBG hari itu.

img_title Kadin Puji Program MBG Prabowo, Sebut Banyak Anak Pelosok Terbantu

Selain dugaan pada bahan makanan, investigasi sementara juga mengarah pada proses pengolahan makanan yang diduga dilakukan terlalu dini sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.

"Sejauh ini, investigasi yang kami terima ada beberapa bahan, yakni daun singkong, bumbu rendang, dan lain-lain. Kita lagi minta dari dinas kesehatan untuk dicek laboratoriumnya. Kita butuh waktu paling tidak tujuh hari, lima hari kerja begitu, untuk sampai dengan hasilnya, kemudian, kita bisa lihat hasil lab-nya. Namun, sejauh ini investigasi kita adalah dari bahan-bahan itu dan diduga memasaknya jauh lebih awal," kata Sudaryono.

img_title BGN Bantah Program MBG Ganggu Pos Anggaran Pendidikan

Ia menegaskan bahwa hasil laboratorium akan menjadi dasar dalam menentukan penyebab pasti insiden keamanan pangan tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

SPPG Karangturi Dihentikan Sementara

img_title Bos BGN Siap Laksanakan Putusan MK, Skema Anggaran MBG Bakal Dibahas Kemenkeu

Sebagai tindak lanjut atas insiden tersebut, BGN memutuskan menghentikan sementara operasional SPPG Karangturi. Langkah ini dilakukan hingga proses investigasi selesai dan penyebab kejadian dapat dipastikan.

Penghentian sementara tersebut juga menjadi bagian dari upaya BGN dalam memastikan seluruh standar keamanan pangan dipenuhi sebelum layanan kembali dijalankan.

BGN menegaskan bahwa aspek keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sehingga setiap dugaan pelanggaran terhadap prosedur akan ditindaklanjuti secara serius.

BGN Percepat Sistem Digital Pengawasan Produksi Makanan

Selain melakukan investigasi, BGN juga mempercepat penerapan sistem digital untuk meningkatkan pengawasan dalam proses produksi makanan Program MBG.

Melalui sistem tersebut, setiap tahapan produksi akan terdokumentasi secara rinci dan dapat dipantau secara menyeluruh. Mulai dari waktu persiapan bahan, proses memasak, menu yang disajikan, hingga penggunaan bumbu akan tercatat dalam sistem.

Sudaryono menjelaskan, seluruh dapur penyedia makanan kini didorong menggunakan sistem digital agar proses produksi menjadi lebih transparan dan mudah diawasi.

"Kita sudah siapkan sistemnya. Ini sekarang sedang kita paksa semua dapur, ada koordinator kecamatan dan lain-lain, sedang kita paksa kerja pakai sistem. Jadi, kapan kol mulai dicacah, kapan dimasak itu semua kita kunci, dan kita lagi siapkan ini (sistemnya), kita kebut semua. Semoga dalam waktu seminggu atau dua minggu ini sudah beres, kemudian, kita harapkan orang tua siswa, guru, dan barangkali dinas kesehatan bisa melihat jam berapa dimasak, apa saja yang dimasak, bumbu apa yang dimasukkan harus kemudian tersistem dan terpantau semua," ujar Sudaryono.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut