Ustad Indonesia di AS: LGBT Muslim Masih Jadi Kontroversi
- Boldsky
"Kami tidak membatasi berdasarkan gender atau oritentasi seksualnya atau aspek khusus apakah dia Muslim atau tidak. Yang terpenting, mereka di sini untuk berdoa," ujar Abdullah.
Bagi kaum jamaah gay dan lesbian, organisasi itu merupakan tempat untuk berlindung. Karena di negara asal sebagian besar imigran Muslim, menjadi gay dan lesbian dapat dikenakan hukuman, bahkan vonis mati.
Terkait banyaknya komentar negatif terhadap pilihannya itu, Abdullah tidak menyoal. Bahkan, dia memiliki pengalaman, seorang Imam tidak bersedia menyapa dan menjabat tangannya karena dia gay.
"Menjadi seseorang yang secara terbuka mengaku gay dan diidentifikasi demikian, membuat saya banyak mendapat masukan dan cercaan, tapi itu tidak apa-apa," ujar Abdullah bijak. (umi)
