Dua Gadis Perancis Tewas Ditikam, Pelaku Teriakkan Takbir

Mayat pelaku penembakan dua gadis di Marseille, Perancis.
Sumber :
  • Repro Instagram

VoxPop.co.id – Dua wanita muda di Perancis ditikam hingga tewas oleh seorang pria tak dikenal di kota pelabuhan sebelah selatan Marseille, Minggu, 1 Oktober 2017, waktu setempat. Polisi mengatakan, pelaku sempat meneriakkan takbir dengan kalimat 'Allahu Akbar' saat menyerang kedua wanita tersebut.

img_title Dulu Dicaci, Kini Calvin Verdonk Dipuji usai Tekel Mason Greenwood di Laga Marseille vs Lille

Dilansir Reuters, Selasa, 2 Oktober 2017, sumber polisi mengungkapkan bahwa dua korban berusia 17 dan 20 tahun itu ditikam saat sedang berada di stasiun kereta api utama Marseille. Salah satu korban ditusuk di bagian leher, sementara yang lainnya ditikam di bagian dada dan perut.

Seorang saksi mengatakan, dia melihat seorang pria mengambil pisau dari lengan bajunya dan kemudian menusuk seorang gadis muda dan disusul dengan wanita lainnya. Saat melakukan tindakan tersebut, pelaku meneriakkan kata 'Allahu Akbar'.

img_title Calvin Verdonk: Kemenangan Lille atas Marseille Memang Pantas

Menteri Dalam Neger Gerard Collomb mengatakan, pelaku mulanya membunuh seorang wanita dan terlihat melarikan diri sebelum kembali menyerang wanita kedua. Ia kemudian bergegas ke arah tentara pasukan Sentinelle yang tiba di tempat kejadian dengan cepat dan menembaknya sampai mati.

Sentinelle merupakan sebuah pasukan yang dikerahkan di seluruh negeri sebagai bagian dari keadaan darurat yang diumumkan setelah serangan ISIS yang dimulai di Prancis sejak dua tahun lalu.

img_title Xabi Alonso Tolak Marseille, Soroti Ketidakstabilan Internal Klub Ligue 1

Polisi menyebutkan pelaku membawa pisau potong daging. Pelaku diperkirakan berumur sekitar 30 tahun dan berpenampilan seperti orang Afrika. Sementara itu, militan ISIS melalui kantor berita Amaq mengaku bertangung jawab atas serangan tersebut.

"Hingga kini kami terus berupaya menghindari kejadian seperti itu (di Marseille). Saya pikir ini adalah serangan teroris dan individu yang terbunuh tampaknya memiliki beberapa identitas," kata Wali Kota Marseille, Jean-Claude Gaudin. (hd)

Ilustrasi penangkapan jambret.

Jambret Ponsel Turis Prancis di Kota Tua Ditangkap, Polisi Duga Pelaku Masih Berburu Korban

Liburan seorang wisatawan asal Prancis di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, mendadak berubah menjadi pengalaman tak menyenangkan. Ponsel miliknya raib setelah dijambret.

img_title
VoxPop.co.id
7 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut