Ojol di Jakarta Catat! Bakal Dapat Bonus dari Polda Metro Jaya Kalau Lapor Kejahatan di Jalan

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto
Sumber :
  • Foe Peace/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Dekananto Eko Purwono menegaskan, komunitas ojek online (ojol) kini menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

img_title Usai Bentrokan Maut di Menteng, John Kei Minta Warga Tahan Diri

Menurutnya, pos polisi bukan hanya milik aparat, melainkan juga rumah bagi rakyat. Karena itu, pihaknya membuka ruang bagi para pengemudi ojol untuk memanfaatkan pos polisi sebagai posko bersama.

“Pos polisi adalah rumah bagi rakyat. Kami ingin teman-teman ojol menjadikan tempat ini sebagai posko,” kata Dekananto, Jumat, 26 September 2025.

img_title Buka Akses Ojol hingga Pedagang Kelontong Miliki Rumah, BSN Kuasai 24 % Pangsa Pasar KPR Subsidi

Ilustrasi dua orang pengemudi ojek online (ojol)

Photo :
  • vstory

Dekananto menjelaskan, insentif Rp500 ribu dari Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi itu diberikan sebagai bentuk penyemangat bagi para ojol yang hampir 24 jam berada di jalanan. Mereka dinilai berpotensi menjadi mata dan telinga polisi dalam mendeteksi maupun melaporkan tindak kriminal.

img_title Driver Ojol Bakal Berstatus Pelaku Usaha Mikro, Anggota DPR: Ojol Bisa Akses KUR dan Jaminan Sosial

“Oh, tadi itu sebagai penyemangat dari Bapak Kapolda. Karena teman-teman ojol ini hampir 24 jam berada di jalanan, dan mungkin ada menemukan atau melihat kejadian-kejadian kejahatan. Kalau melaporkan, akan diberikan bonus oleh Bapak Kapolda," kata dia.

Namun demikian, Wakapolda menegaskan apresiasi tersebut hanya pemicu semangat. Ia yakin para ojol tetap akan berperan aktif melaporkan tindak kejahatan meski tanpa adanya bonus.

“Saya yakin ke depan, tanpa ada bonus pun teman-teman akan memberikan informasi itu. Karena ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dekananto menekankan, menjaga kamtibmas tidak bisa dilakukan oleh aparat kepolisian seorang diri. Butuh dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan kondisi jalanan.

“Polisi menyadari bahwa menjaga kamtibmas tidak bisa sendirian. Tanpa dukungan potensi masyarakat, komunitas, dan lain-lain, kita menyadari tantangan ke depan semakin berat. Jadi bukan karena kita tidak mampu, tetapi karena kita ingin melibatkan masyarakat. Kita ingin merasakan sama-sama bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama," kata dia lagi.

Kabid Humas PMJ, Kombes Pol Budi Hermanto

Polda Metro Soal Ramai Mal Pasang Pagar Besi: Jangan Kita Berasumsi

Polda Metro Jaya meminta masyarakat tidak terburu-buru mengaitkan pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan dengan isu keamanan yang ramai beredar di medsos.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut