Demo Buruh Kembali Warnai Jakarta, Polisi Turunkan 1.174 Personel

Demo Buruh. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop – Aksi demonstrasi buruh kembali mewarnai Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian menurunkan kekuatan penuh dengan mengerahkan 1.174 personel gabungan.

img_title Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polda Metro Kerahkan 1.263 Personel Gabungan

Ribuan personel tersebut disiagakan untuk mengawal aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen buruh, mulai dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Partai Buruh, hingga kelompok buruh lainnya di sejumlah titik strategis ibu kota.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyebut pengamanan melibatkan personel dari berbagai satuan, mulai dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga polsek jajaran.

img_title Perkuat Pengamanan Aset Strategis Negara, PTPN III dan Baharkam Polri Jalin Sinergi

"Pasukan pelayanan aksi unjuk rasa sebanyak 1.174 personel gabungan," tuturnya, Rabu, 28 Januari 2026.

Selain fokus pada pengamanan massa, kepolisian juga menekankan pendekatan humanis selama aksi berlangsung. Seluruh personel dilarang membawa senjata api dan diminta mengedepankan cara-cara persuasif dalam mengawal jalannya unjuk rasa.

img_title Pasca Bentrokan Maut Menteng, Polisi Siagakan 188 Personel di Jalan Tambak

"Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” kata dia.

Erlyn juga mengingatkan para orator dan peserta aksi agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, termasuk menutup jalan maupun merusak fasilitas publik. Imbauan ini disampaikan guna menjaga situasi tetap kondusif di tengah aktivitas masyarakat.

Seiring dengan potensi kepadatan lalu lintas, polisi menyiapkan pengaturan arus kendaraan secara situasional, terutama di kawasan Monumen Nasional (Monas). Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif selama aksi berlangsung.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

AstamaOps Komjen Pol Fadil Imran

Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Polri meminta masyarakat tak mencemaskan isu-isu liar soal gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan demo yang akan terjadi pada bulan Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut