Pramono Mau Trotoar Bebas PKL dan Tak Ada Bendera Partai di Flyover Jakarta

Gubernur Jakarta Pramono Anung
Sumber :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Jakarta, VoxPop – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berkomitmen membuat ibu kota menjadi lebih rapi dengan meminta agar seluruh trotoar tidak lagi dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima (PKL).

img_title Pramono Bantah Lahan 100 Hektare di Banten Buat Buang Sampah Jakarta

Hal itu disampaikan Pramono menyusul permintaan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang menginginkan agar Indonesia menjadi lebih rapi dan bersih.

“Saya meminta semua trotoar yang sekarang sedang dibangun di Jakarta, jangan trotoarnya selesai, kemudian pedagang kaki lima dibiarkan untuk memanfaatkan trotoar itu. Yang seperti itu pasti akan saya tertibkan,” kata Pramono di Jakarta Barat, Selasa.

img_title Pramono-Bahlil Bahas Transjakarta Hidrogen, Jakarta Siapkan Pilot Project Energi Bersih

Tak hanya itu, dia juga memastikan segala permasalahan yang berkaitan dengan sampah segera diatasi oleh Pemerintah Provinsi Jakarta, sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Sebenarnya, Jakarta relatif sudah dibersihkan beberapa waktu yang lalu ketika kita menghadapi banjir. Tetapi sekali lagi, tetap urusan sampah kita bersihkan,” tegas Pramono.

img_title LRT Jakarta ke Manggarai Segera Diresmikan Agustus, Pemprov Siapkan Jalur Baru ke Dukuh Atas

Selain sampah, dia juga meminta agar bendera-bendera partai dibersihkan dari jalan layang atau flyover di Jakarta karena dinilai mengganggu lalu lintas.

Sebelumnya, dia sempat beberapa kali meminta agar spanduk serta bendera partai diturunkan untuk menciptakan suasana yang lebih bersih dan lebih indah di ibu kota.

“Dulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, nggak ada yang nurunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget. Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), "Sudah nggak boleh lagi." Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau nggak diturunkan, kita yang menurunkan,” ujar Pramono.

Meskipun Pramono merupakan anggota partai, ia mengakui keberadaan bendera dan spanduk partai yang sudah usang dapat mengganggu keindahan kota.

Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.

“Walaupun yang telepon saya ketua umum, sahabat saya, saya bilang, saya harus adil buat semuanya,” ungkap Pramono. (Ant)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Jakarta Aman, Pramono Minta Pengelola Mal Bongkar Pagar Tinggi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta pengelola mal dan perkantoran agar segera membongkar pagar tinggi yang baru terpasang. Kondisi Jakarta dipastikan aman.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut