Pramono Larang Ondel-ondel Buat Ngamen, Bakal Turunkan Satpol PP Buat Menindak

Ondel-ondel
Sumber :
  • VoxPop/Rifki

Jakarta, VoxPop – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang ondel-ondel dijadikan alat untuk mengamen. Sebab, ondel-ondel merupakan ikon dari budaya Betawi.

img_title Pramono Bantah Lahan 100 Hektare di Banten Buat Buang Sampah Jakarta

“Mengenai ondel-ondel, kami sudah membuat keputusan untuk melarang ondel-ondel di jalanan. Karena ondel-ondel itu adalah sesuatu trademark atau icon tentang Betawi, tentang Jakarta,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Pusat, dikutip Senin 13 April 2026.

Mengenai hal tersebut, dia meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas warga yang masih menggunakan ondel-ondel untuk mengamen.

img_title Pramono-Bahlil Bahas Transjakarta Hidrogen, Jakarta Siapkan Pilot Project Energi Bersih

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga akan memberikan edukasi bagi pengamen ondel-ondel terkait budaya Betawi dan larangan memanfaatkan ondel-ondel untuk mengamen.

“Yang pertama tentunya kami akan memberikan edukasi bagi pengamen ondel-ondel. Dan di tempat-tempat seperti itu, saya minta untuk saat Satpol PP melarang,” jelas Pramono.

img_title LRT Jakarta ke Manggarai Segera Diresmikan Agustus, Pemprov Siapkan Jalur Baru ke Dukuh Atas

Lebih lanjut, Pramono juga menyinggung bahwa Pemprov DKI akan menyelenggarakan Lebaran Betawi setiap satu tahun sekali. Untuk tahun 2027, pihaknya berencana akan kembali menggelar Lebaran Betawi di Lapangan Banteng seperti tahun ini.

“Saya sedang berpikir apakah mungkin kalau diadakan di sore hari, sehingga tempatnya menjadi lebih teduh, lebih nyaman, lebih enak. Semoga semuanya menikmati itu,” pungkasnya.

tvOnenews/Syifa Aulia

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Jakarta Aman, Pramono Minta Pengelola Mal Bongkar Pagar Tinggi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta pengelola mal dan perkantoran agar segera membongkar pagar tinggi yang baru terpasang. Kondisi Jakarta dipastikan aman.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut