Terungkap Asal Lubang yang Menelan Balita 4 Tahun di Tebet, Diameternya Hanya 30 Sentimeter

Balita tewas terjatuh ke dalam lubang proyek di Tebet, Jaksel
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Lubang proyek yang menjadi lokasi terperosoknya balita berinisial I (4) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. Lubang tersebut ternyata memiliki ukuran yang sangat sempit, namun kedalamannya mencapai sekitar 3,7 meter sehingga menyulitkan proses penyelamatan korban.

img_title Kata-kata Leo/Daniel usai Juara Taipei Open 2026, Langsung Bidik Gelar Berikutnya

Peristiwa tragis itu berujung duka. Meski berhasil dievakuasi setelah terjebak selama beberapa jam, balita berusia empat tahun tersebut meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kapolsek Tebet AKP Ischak menjelaskan, korban terjatuh ke dalam lubang proyek yang memiliki diameter sekitar 30 x 30 sentimeter dengan kedalaman berkisar antara 3,5 hingga 4 meter.

img_title Pilot Malaysia Pembawa 70 Ribu Ekstasi Sedia Botol Urine Negatif Narkoba Buat Antisipasi Pemeriksaan Petugas

"Korban terperosok ke dalam lubang proyek dengan kedalaman kurang lebih 3,5 sampai dengan 4 meter dan diameter lubang kurang lebih 30x30 cm," ujar AKP Ischak, Senin, 29 Juni 2026.

Lubang Berasal dari Area Proyek

img_title Kepergian Trisno PAS Band Jadi Pengingat, Ini 11 Gejala Gagal Ginjal yang Tak Boleh Disepelekan Kaum Adam

Berdasarkan keterangan kepolisian, lubang tempat korban terjatuh merupakan bagian dari area proyek. Ukurannya yang kecil membuat lubang tersebut tampak tidak mencolok, namun memiliki kedalaman yang cukup ekstrem.

Dari dokumentasi yang diterima, lubang tersebut hanya memiliki bukaan sempit di permukaan tanah. Meski demikian, bagian dalamnya mencapai kedalaman sekitar 3,7 meter.

Kondisi inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab sulitnya proses penyelamatan ketika korban terperosok ke dalam lubang tersebut.

Korban Terjatuh Saat Bermain

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026 sekitar pukul 23.40 WIB.

Saat itu, korban diketahui sedang bermain bersama temannya di sekitar lokasi sebelum akhirnya terjatuh ke dalam lubang proyek.

Petugas gabungan kemudian melakukan upaya penyelamatan setelah menerima laporan dari keluarga korban.

Setelah proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam, korban akhirnya berhasil diangkat dari dalam lubang sekitar pukul 03.55 WIB.

Korban kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, meski sempat berhasil dievakuasi, nyawa balita tersebut tidak dapat diselamatkan.

"Kondisi korban balita tidak tertolong," kata AKP Ischak.

Lubang Sempit Jadi Kendala Utama Evakuasi

Polisi mengungkapkan proses penyelamatan berlangsung sekitar empat jam karena kondisi lubang yang sangat sempit.

Pada tahap awal, petugas mencoba melakukan evakuasi secara manual dengan memasukkan personel bertubuh kecil ke dalam lubang untuk menarik korban.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut