Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini
- VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Jakarta, VoxPop – Dua aksi demo dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Senin 3 Agustus 2026. Pengendara diimbau mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan terdapat dua kelompok massa yang akan menggelar aksi pada hari ini, yakni Poros Pemuda Peduli Indonesia dan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur.
Seperti diketahui, penyampaian aspirasi melalui demonstrasi merupakan hak setiap warga negara. Hak tersebut dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945, sedangkan tata cara pelaksanaannya diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Meski demikian, kegiatan unjuk rasa kerap berdampak pada kelancaran arus kendaraan di sekitar titik aksi karena adanya konsentrasi massa.
Berikut lokasi dan jadwal demonstrasi yang berlangsung di Jakarta Pusat hari ini:
Demo Poros Pemuda Peduli Indonesia
Aksi pertama digelar oleh Poros Pemuda Peduli Indonesia di kawasan Gambir.
Demonstrasi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 11.00 WIB.
"Pukul 11.00 WIB unjuk rasa dilakukan Poros Pemuda Peduli Indonesia di kawasan Gambir," ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, pada Senin 3 Agustus 2026.
Demo GMNI Jakarta Timur
Aksi unjuk rasa berikutnya digelar oleh DPC GMNI Jakarta Timur di kawasan DPR/MPR RI.
Unjuk rasa ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.
Untuk mengawal jalannya aksi, kepolisian mengerahkan 597 personel gabungan. Aparat disiagakan guna menjaga keamanan, memastikan kegiatan berlangsung tertib, serta mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum.
Erlyn menambahkan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan dan jumlah peserta aksi.
Kepolisian mengimbau masyarakat menghindari ruas jalan di sekitar lokasi demonstrasi apabila tidak memiliki kepentingan mendesak guna mengurangi risiko terjebak kemacetan.
“Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berjalan,” kata Iptu Erlyn.
