Misteri Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Terpecahkan, Polisi Kini Berpacu dengan Derasnya Arus
- Dok. Istimewa
Jakarta, VoxPop – Pencarian potongan kaki Kunaefi (51), korban mutilasi di Depok masih terus dilakukan aparat kepolisian. Namun, derasnya aliran Kali Licin di kawasan Cipayung, Depok, menjadi tantangan besar bagi tim gabungan yang hingga kini masih berusaha menemukan bagian tubuh korban yang belum ditemukan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin mengatakan, penyisiran dilakukan oleh personel Satreskrim Polres Metro Depok bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mencari dua potongan kaki korban yang dibuang pelaku, Saepul alias Saepullah (26).
"Penyidik terus berupaya mencari masih ada potongan badan bagian bawah dua kaki, ya yang dibuang oleh tersangka," katanya, dikutip Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurutnya, penyidik telah mengantongi lokasi awal tempat pelaku yang merupakan eks tukang pisang cokelat (piscok) di kawasan Stasiun Pondok Cina (Pocin) itu membuang potongan tubuh korban. Namun, kondisi sungai membuat proses pencarian menjadi lebih rumit karena bagian tubuh tersebut diduga telah hanyut terbawa arus.
"Titik kepastian pelaku membuangnya di mana awalnya. Ada aliran air juga yang bisa cukup untuk membawa potongan itu terbawa arus, sehingga kami harus menelusuri aliran sungai," kata dia.
Karena itu, area pencarian tidak hanya difokuskan pada satu titik, tetapi juga mengikuti aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyutnya potongan tubuh korban.
Selain memperluas area pencarian, polisi juga mengerahkan tim K-9 untuk membantu proses penyisiran. Durasi pencarian pun diatur agar personel tetap mampu bekerja optimal hingga seluruh bagian tubuh korban berhasil ditemukan.
"Kemudian terkait dengan durasi, tentunya dari tim K-9, kemudian dari tim kami juga, kami harus atur supaya kami tetap bisa bertahan sampai dengan kami menemukan potongan tersisa yang belum ditemukan tersebut," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap alasan di balik aksi mutilasi yang dilakukan Saepul (26) terhadap pria bernama Kunaefi (51) di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok.
Pelaku diduga memotong tubuh korban untuk menghilangkan jejak setelah melakukan pembunuhan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha sebelum membuang jasadnya.
