Dede Yusuf Bongkar Kebohongan Isu Pekerja China Serbu Morowali

Dede Yusuf saat berkunjung ke PT IMIP Morowali.
Sumber :
  • Facebook Dede Yusuf

VoxPop – Politikus Partai Demokrat, Dede Yusuf, membongkar kebohongan di balik isu serbuan tenaga kerja asal China di PT IMIP, Morowali, Sulawesi Selatan.

img_title Cek Fakta: Tentara Merah Partai Komunis China Menyamar di Indonesia

Menurut Dede Yusuf, kebohongan isu serbuan warga China itu terbongkar setelah dirinya dan anggota Komisi 9 DPR RI serta Satgas Pengawasan TKA mendatangi PT IMIP.

"Rombongan kunker Komisi 9 dan Satgas Pengawasan TKA datang ke PT. IMIP di Morowali. Sebuah kompleks industri smelter nickel dan besi terbesar di Indonesia," kata Dede seperti dikutip VoxPop akun Facebook pribadinya, Minggu, 8 Juli 2018.

img_title Seandainya Militer China Perang Udara Lawan India, Siapa yang Menang?

Dede mengatakan, di lokasi perusahaan itu, tim memeriksa seluruh ruangan pabrik. Mulai dari ruang produksi, kantin hingga ke asrama pekerja asal China.

"Untuk membuktikan apakah benar TKA dari China menyerbu atau menguasai pabrik. Kami datangi semua, mulai dari kantin pekerja, mess pekerja China, pabrik, bahkan ruang operator," tulisnya.

img_title Dituding Berpihak, Luhut Beberkan Pengaruh China Bagi Ekonomi RI

Dede menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan, isu serbuan pekerja asal China yang dihebohkan di media, ternyata bohong. Terbukti di perusahaan itu hanya ada kurang dari 10 persen dari total pekerja yang berasal dari China. Dan mereka itu memiliki izin bekerja sah.

"Jumlah Karyawan asing ada 2.500 TKA-nya. Sementara pekerja lokal nya mencapai 28.000 orang!!! Artinya TKA tidak sampai 10 persen dan memiliki izin kerja yg sah. Ini dibuktikan oleh laporan pejabat Imigrasi Kemenkumham di sana," ujar Dede.

Dede menjelaskan, kemungkinan dahulu pekerja asal China lebih banyak dari sekarang. Hanya saja, mereka bekerja dalam sistem kontrak jangka pendek. Dan mereka didatangkan saat smelter dibangun. Sebab saat itu tak ada tenaga kerja lokal yang memiliki pengalaman membangunan smleter.

"Mungkin dulu pada saat pembangunan smelter di awal 2014-2016 banyak TKA yang keluar masuk dengan kontrak per dua hingga tiga bulan. (Karena memang pada saat itu kita belum berpengalaman membangun smelter). Setelah Smelter berdiri, hanya 10 persen TKA yangg tinggal. Untuk meneruskan transfer teknologi kepada pekerja lokal," kata Dede.

Dede Yusuf

Gaji pekerja PT IMIP

Menurut Dede, pekerja di PT IMIP rata-rata mendapatkan gaji sekitar Rp4 juta untuk pekerja lulusan SMA yang baru bekerja enam bulan. Sedangkan untuk mereka yang sudah bekerja di atas dua tahun, mendapatkan gaji hingga Rp10 juta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut