Polri Catat 55 Kasus Penyelewengan Bansos COVID-19, Sumut Terbanyak

Kabag Mitra Ropenmas Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Awi Setiyono (kiri) didampingi Analis Kebijakan Madya Divhumas Polri Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (11/12/2016).
Sumber :
  • ANTARA/Reno Esnir

VoxPop – Kepolisian Negara Republik Indonesia telah menyelidiki 55 kasus dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) COVID-19. Bantuan ini idealnya diberikan kepada masyarakat yang paling terdampak pandemi virus corona.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Sebanyak 55 kasus tersebut ditangani oleh 12 kepolisian daerah (Polda). Polda Sumatera Utara paling banyak menangani kasus ini. Sebanyak 31 kasus dugaan penyelewengan bansos COVID-19 yang ditangani Polda Sumut.

"Selain itu, Polda Riau lima kasus. Polda NTT, Banten, Sulteng menangani tiga kasus. Polda Jatim, Malut, NTB menangani dua kasus. Polda Kalteng, Kepri, Sulbar, dan Sumbar menangani satu kasus," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat dari Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Awi Setiyono, di Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Baca juga: Hana Hanifah Jalani Dunia Prostitusi Sejak Setahun Terakhir

Beberapa modus operandi dilakukan oleh oknum penyelewengan bansos ini. Mulai dari pemotongan atau pembagian yang tidak merata, pemotongan atas dasar keadilan, pemotongan dana untuk uang lelah, pengurangan timbangan paket bantuan, dan tidak transparan. 

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

Dari modus-modus itu, polisi masih terus melakukan pendalaman, apakah di antaranya benar-benar terjadi penyelewengan atau ada diskresi lain. Karena sebagian penerima bansos mengaku telah menyetujui adanya pemotongan.

"Penyidik masih terus mendalami tanpa menggangu jalannya distribusi," lanjut Karo Penmas.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut