Penampungan Pekerja Ilegal di Cileungsi Digerebek, Satu Positif HIV

Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam jumpa pers.
Sumber :
  • VoxPop/Reza Fajri

VoxPop – Pengiriman ilegal calon pekerja migran Indonesia (PMI) ke negara Singapura dan Malaysia berhasil digagalkan. Sebuah rumah di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat yang digunakan untuk menampung para calon PMI ilegal tersebut digerebek.

img_title PMI Manufaktur Tunjukkan Sinyal Positif, Kadin Ingatkan Industri Belum Pulih Secara Kuat

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) awalnya menerima laporan dari masyarakat pada Senin 13 Juli 2020 melalui crisis centre terkait ada dugaan rencana pengiriman ilegal calon PMI ke Malaysia dan Singapura.

"Undang-undang tidak memperkenankan siapapun atas nama apapun untuk menampung PMI di rumah tinggal. Yang diperkenankan oleh Undang-undang adalah Balai Latihan Kerja Luar Negeri. Ini adalah bukti terjadi penyalahgunaan," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Jakarta, Rabu 15 Juli 2020.

img_title Kemenkes Ungkap Fakta Meningkatnya Kasus HIV di Sidoarjo

Baca juga: Kisah Pembebasan Etty binti Toyib dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Saat penggerebekan, terduga pelaku perekrutan dan pengiriman bernama Mego sedang tidak berada di lokasi. Sementara di lokasi hanya ada istri Mego yaitu Febrina (43) dan salah satu calon PMI, Dewi Purnamasari (25) asal Kabupaten Garut, Jawa Barat.

img_title Menteri P2MI Sebut PMI Asal Cianjur Dipulangkan dari Libya Itu Korban TPPO

Dari pendalaman terhadap Dewi Purnamasari, diketahui masih ada lima orang calon PMI yang direkrut oleh Mego. Yakni ada empat orang calon PMI dipekerjakan di warung bakso dan satu lagi yaitu Yanto, suami Dewi.

"Dewi Purnamasari tujuan Singapura dan Yanto akan ditempatkan di Malaysia," ungkap Benny.

BP2MI juga menemukan dokumen kesehatan PMI yang tidak layak diberangkatkan. PMI tersebut bahkan diketahui positif HIV namun tetap diberangkatkan ke negara tujuan.

"Ada satu dokumen pekerja yang sudah dinyatakan HIV. Tetapi diberangkatkan," lanjut Benny. (ren)

Mata uang Rupiah.

Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Hingga pukul 09.00 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 18.013 per dolar AS. Posisi itu melemah 16 poin atau 0,09 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.997 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut