Polri Klaim Penangkapan Djoko Tjandra Tak Semudah Publik Bayangkan

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono
Sumber :
  • istimewa

VoxPop – Kepolisian menepis kecurigaan sebagian kalangan atas penangkapan buronan kakap Djoko S Tjandra alias Joko S Tjandra, di Malaysia yang mereka anggap cukup mudah dan tampak lancar. Padahal, proses yang dilalui polisi untuk sampai membawa pulang Djoko cukup rumit dan berliku-liku.

img_title Polres Karo Tangkap Buronan Kasus Penganiayaan Berujung Maut

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan, kesulitan pertama dan utama ialah karena melibatkan negara lain, yakni Malaysia, yang berarti juga harus melibatkan kepolisian Malaysia. Sistem hukum Indonesia dan Malaysia pun berbeda.

Polri harus menjalin kerja sama dan koordinasi yang intensif dengan otoritas di Malaysia, terutama Kepolisian Kerajaan Malaysia, yakni kerja sama police to police.

img_title Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China Ditangkap usai Mendarat di Bandara Soetta

“Tidak mudah sekali. Kita memerlukan hubungan intens dengan kepolisian Malaysia. Tidak anteng-anteng saja di sana (polisi Malaysia), bisa berubah sewaktu-waktu. Kita bicara dengan polisi Malaysia, memerlukan waktu panjang,” kata Argo dalam forum diskusi Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa malam, 4 Agustus 2020.

Baca: Mahfud Sempat 'Hilang' saat Penangkapan Djoko Tjandra, ke Manakah?

img_title Polda Jabar Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri

Hanya satu yang membantu memudahkan proses penangkapan itu, menurut Argo, yakni hubungan baik Polri dengan Kepolisian Kerajaan Malaysia. Kedua lembaga kepolisian juga selama ini sering bekerja sama dalam pengungkapan sejumlah kasus pelanggaran hukum di masing-masing negara.

Meski begitu, prinsipnya tetap sama bahwa sistem hukum di Malaysia berbeda dengan Indonesia, begitu juga karakter kepolisian negeri Jiran itu. Misalnya, Polri berkirim surat kepada Malaysia yang belum tentu direspons dengan baik. Permohonan Polri agar polisi Malaysia menangkap Djoko Tjandra pun belum tentu dipenuhi.

“Akhirnya kita mendapat kepastian: kita carter pesawat, terbang ke Malaysia. Kita tahunya [Djoko Tjandra] sudah dipegang (ditangkap) PDRM (Polis Diraja Malaysia),” kata Argo. (ase)

PM Israel, Benjamin Netanyahu

Turki Masukkan PM Israel Benjamin Netanyahu Daftar Buronan Interpol

Sebuah pengadilan di Istanbul, Turki, telah menerbitkan surat perintah penahanan internasional melalui Interpol untuk pemimpin rezim zionis Israel Benjamin Netanyahu.

img_title
VoxPop.co.id
15 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut